Apple dikabarkan akan menerapkan sistem daftar tunggu untuk pengguna yang ingin mencoba Siri berbasis AI.
Apple dikabarkan akan menerapkan sistem daftar tunggu untuk pengguna yang ingin mencoba Siri berbasis AI.

Apple Dikabarkan Akan Terapkan Sistem Antrean untuk Mencoba Siri Berbasis AI

Lufthi Anggraeni • 06 Juni 2026 09:00
Ringkasnya gini..
  • Apple disebut sedang mempertimbangkan sistem daftar tunggu atau waitlist bagi pengguna yang ingin mencoba Siri generasi baru berbasis AI.
  • Langkah tersebut diyakini bertujuan mengendalikan beban server dan memastikan pengalaman pengguna tetap stabil selama fase beta.
  • Siri baru diperkirakan menjadi salah satu sorotan utama WWDC 2026 dengan kemampuan AI yang jauh lebih canggih dibanding versi sebelumnya.
Jakarta: Apple dikabarkan tengah menyiapkan pendekatan berbeda untuk peluncuran Siri generasi terbaru yang didukung teknologi kecerdasan buatan (AI). Apple mempertimbangkan penerapan sistem daftar tunggu bagi pengguna yang ingin mengakses versi beta Siri baru.
 
Mengutip GSM Arena, kebijakan ini memungkinkan Apple mengontrol jumlah pengguna yang memperoleh akses pada tahap awal pengujian. Apabila rencana tersebut terealisasi, pengguna yang telah memasang versi beta sistem operasi terbaru Apple belum tentu langsung mendapatkan akses ke seluruh fitur Siri baru.
 
Mereka diperkirakan harus mendaftar terlebih dahulu dan menunggu persetujuan sebelum dapat mencoba kemampuan AI generasi terbaru yang sedang dikembangkan Apple. Alasan utama di balik penerapan sistem antrean dilaporkan untuk mencegah lonjakan penggunaan yang berpotensi membebani infrastruktur cloud Apple.

Strategi serupa pernah diterapkan perusahaan saat memperkenalkan fitur-fitur awal Apple Intelligence, di mana akses diberikan secara bertahap kepada pengguna yang telah mendaftar. Dengan membatasi jumlah pengguna pada fase awal, Apple dapat memantau performa sistem, mengidentifikasi bug, dan melakukan penyempurnaan sebelum fitur tersedia secara luas. 
 
Pendekatan ini juga membantu memastikan kualitas layanan tetap terjaga ketika jutaan pengguna mulai mencoba teknologi baru tersebut. Siri berbasis AI diperkirakan menjadi salah satu pengumuman terbesar dalam ajang Worldwide Developers Conference.
 
Apple disebut tengah melakukan perombakan besar terhadap asisten virtualnya agar mampu bersaing lebih baik dengan layanan AI populer seperti ChatGPT dan Google Gemini. Sejumlah laporan sebelumnya mengungkap bahwa Siri baru akan hadir dengan antarmuka yang diperbarui, kemampuan percakapan lebih alami, serta integrasi lebih mendalam dengan aplikasi dan layanan dalam ekosistem Apple.
 
Bahkan, Apple dikabarkan tengah menguji aplikasi Siri terpisah yang memungkinkan pengalaman berbasis chat layaknya chatbot modern. Selain itu, Siri baru disebut mampu memahami konteks pengguna dengan lebih baik, memanfaatkan informasi dari email, pesan, catatan, kalender, dan aplikasi lain untuk membantu menyelesaikan tugas lebih rumit.
 
Kemampuan tersebut diharapkan menjadikan Siri bukan sekadar asisten suara, melainkan agen AI yang dapat membantu berbagai aktivitas sehari-hari secara lebih proaktif. Pengembangan Siri generasi baru menjadi langkah penting bagi Apple dalam persaingan teknologi AI.
 
Selama beberapa tahun terakhir, perusahaan dinilai tertinggal dibandingkan dengan pesaing lebih agresif mengembangkan chatbot dan model AI generatif. Beberapa fitur Siri berbasis AI yang sebelumnya diumumkan juga mengalami penundaan sebelum akhirnya dijadwalkan hadir pada tahun 2026.
 
Untuk mempercepat pengembangan, berbagai laporan menyebut Apple bahkan mempertimbangkan kerja sama dengan penyedia model AI eksternal seperti OpenAI, Anthropic, maupun Google Gemini sebagai bagian dari strategi penguatan Siri.
 
Kendati demikian, Apple tetap menempatkan aspek privasi sebagai salah satu pembeda utama dibandingkan layanan AI pesaing. Hingga saat ini Apple belum mengonfirmasi secara resmi keberadaan sistem daftar tunggu untuk Siri baru.
 
Namun berbagai laporan dari sumber industri menunjukkan bahwa perusahaan memang sedang mengambil pendekatan yang lebih hati-hati dalam meluncurkan teknologi AI generasi berikutnya. Jika benar diterapkan, sistem waitlist tersebut dapat membantu Apple menjaga stabilitas layanan sekaligus memastikan pengalaman pengguna tetap optimal selama masa pengujian.
 
Langkah itu juga mencerminkan besarnya ekspektasi terhadap Siri baru, yang dipandang sebagai salah satu proyek AI paling penting dalam sejarah Apple sejak peluncuran asisten virtual tersebut lebih dari satu dekade lalu.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA