Mengetahui kesiapan tubuh sebelum berolahraga, memahami akumulasi beban latihan, serta menentukan waktu yang tepat untuk beristirahat menjadi bagian penting dalam menjaga rutinitas olahraga.

Sumber: Samsung
Perangkat smartwatch kemudian dapat memberikan fungsi yang lebih luas dibandingkan sekadar merekam aktivitas. Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 menggunakan informasi yang dihimpun melalui Samsung Health untuk memberikan gambaran mengenai kondisi tubuh, beban olahraga, dan perkembangan kebugaran pengguna.
Melalui One UI 9 Watch, kedua perangkat tersebut dilengkapi berbagai fitur kesehatan seperti Vitals, Heart Health Score, Daily Cardio Load, dan Fitness Index.
“Olahraga bukan hanya soal seberapa sering kita berlatih, tetapi juga seberapa tepat kita melakukannya. Banyak orang sudah rutin berolahraga, tetapi belum tentu tahu apakah intensitas latihannya sudah sesuai dengan kapasitas tubuh. Pemahaman tersebut penting agar latihan dapat dilakukan secara lebih terukur dan sesuai dengan kebutuhan tubuh."
"Di sinilah Galaxy Watch berperan, bukan sekadar mencatat aktivitas, tetapi membantu pengguna memahami kondisi tubuh dan mengetahui apakah latihan yang dilakukan sudah tepat,” ujar Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia.
Melihat Kondisi Tubuh Lewat Samsung Health
Menentukan seberapa berat latihan yang akan dilakukan sebaiknya diawali dengan mengetahui kondisi tubuh. Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 memiliki fitur Vitals yang mengamati berbagai indikator biologis selama pengguna beristirahat dan tidur.Beberapa informasi yang dipantau mencakup detak jantung, heart rate variability atau HRV, frekuensi pernapasan, temperatur kulit, serta tingkat oksigen dalam darah. Kumpulan data tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kondisi tubuh ketika berada dalam keadaan istirahat.
Ada pula Heart Health Score yang menyatukan beberapa faktor kesehatan ke dalam sebuah skor. Faktor yang diperhitungkan antara lain kualitas tidur, aktivitas fisik, tingkat stres, serta komposisi tubuh.
Hasil tersebut dapat digunakan pengguna untuk mengetahui kebiasaan yang masih bisa diperbaiki. Sebagai contoh, seseorang yang hendak menjalani latihan berat dapat melihat kondisi tubuh dan aktivitas sebelumnya terlebih dahulu sebelum menentukan intensitas olahraga.
Dengan informasi tambahan tersebut, pengguna tidak perlu sepenuhnya mengandalkan kondisi yang dirasakan pada hari ketika latihan dilakukan.
Daily Cardio Load Bantu Sesuaikan Intensitas Olahraga
Setelah mengetahui kondisi tubuh, pengguna perlu menentukan porsi latihan yang sesuai. Daily Cardio Load dirancang untuk membantu memberikan gambaran mengenai seberapa besar beban latihan yang diterima berdasarkan aktivitas dan data detak jantung.Samsung Health selanjutnya mengolah informasi tersebut menjadi insight mengenai beban latihan dan memberikan arahan yang dapat digunakan untuk mengatur aktivitas serta waktu pemulihan.
Keunggulan lainnya adalah pengguna dapat melihat beban olahraga dalam konteks aktivitas yang telah dilakukan sebelumnya. Data tersebut membuat pengguna dapat membandingkan intensitas latihan saat ini dengan kebiasaan olahraga pada hari-hari sebelumnya.
Dengan begitu, evaluasi olahraga tidak hanya berhenti pada durasi latihan. Pengguna juga dapat mengetahui gambaran beban yang diterima tubuh selama menjalani aktivitas dalam satu periode.
Fitness Index Bantu Evaluasi Kebugaran
Selain melihat beban latihan, perkembangan kemampuan fisik juga perlu diperhatikan. Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 menyediakan Fitness Index yang dirancang untuk memberikan gambaran kebugaran secara lebih luas.Fitness Index mempertimbangkan lima komponen, yakni kebugaran kardio, kekuatan, daya tahan, fleksibilitas, dan komposisi tubuh. Pengguna dapat mengetahui aspek yang sudah berkembang sekaligus bagian yang masih membutuhkan perhatian.
Informasi lain seperti VO₂ Max dan catatan aktivitas juga dapat digunakan untuk melihat perubahan kondisi kebugaran dari waktu ke waktu. Dengan demikian, pengguna dapat melakukan evaluasi berdasarkan tren latihan, bukan sekadar melihat hasil dari satu kali olahraga.
Data yang Konsisten Buat Insight Lebih Personal
Semakin banyak data yang terkumpul, semakin lengkap pula gambaran yang dapat diberikan mengenai kebiasaan dan kondisi pengguna. Karena itu, pemakaian Galaxy Watch secara rutin, termasuk ketika tidur, dapat membantu Samsung Health memperoleh informasi yang lebih menyeluruh.Pengguna yang baru memakai smartwatch juga sebaiknya tidak langsung menilai kemampuan perangkat hanya berdasarkan data pada hari pertama. Informasi yang dikumpulkan secara berkelanjutan dapat membantu memberikan gambaran tren kesehatan dan kebugaran yang lebih relevan.
“Vitals dan Fitness Index membutuhkan data yang terkumpul dari waktu ke waktu untuk memberikan insight yang lebih personal. Karena itu, penggunaan Galaxy Watch secara konsisten membantu pengguna memahami kondisi tubuh dan kebugarannya secara lebih utuh, bukan hanya berdasarkan satu angka pada satu hari,” ujar Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia.
Galaxy Watch Ultra2 atau Galaxy Watch9?
Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 sama-sama menghadirkan fitur pemantauan kesehatan, tetapi keduanya dirancang dengan karakter penggunaan yang berbeda.Galaxy Watch Ultra2 membawa ukuran 47mm dan baterai berkapasitas 800mAh. Layarnya memiliki tingkat kecerahan hingga 5.000 nit dengan bobot perangkat 61,5 gram. Untuk ketahanan, smartwatch ini mendukung 10ATM+, IP69K, MIL-STD-810H, dan EN13319.
Perangkat tersebut juga menawarkan fitur yang lebih diarahkan untuk aktivitas berat dan luar ruangan, seperti Trail Run, Nutrition Alert, serta Diving.
Di sisi lain, Galaxy Watch9 tersedia dalam pilihan ukuran 40mm dan 44mm. Kapasitas baterainya masing-masing mencapai 390mAh dan 445mAh. Layarnya dapat mencapai tingkat kecerahan hingga 3.000 nit, sedangkan bobotnya 31,5 gram untuk ukuran 40mm dan 34 gram untuk ukuran 44mm.
Galaxy Watch9 memiliki sertifikasi ketahanan 5ATM+, IP68, dan MIL-STD-810H. Fokus perangkat lebih mengarah pada pemantauan kesehatan serta aktivitas kebugaran yang dilakukan sehari-hari.
Perbedaan tersebut membuat Galaxy Watch Ultra2 lebih cocok bagi pengguna yang sering menjalani olahraga intens, aktivitas outdoor, atau membutuhkan perangkat dengan durabilitas tinggi. Galaxy Watch9 lebih sesuai untuk pengguna yang mencari smartwatch ringan untuk mendukung pemantauan kesehatan dan rutinitas kebugaran harian.
Harga dan Ketersediaan
Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 sudah resmi tersedia di Indonesia sejak 14 Agustus 2026. Kedua smartwatch tersebut dapat diperoleh melalui situs resmi Samsung Indonesia serta jaringan gerai resmi Samsung di Indonesia.Samsung juga menawarkan sejumlah promo hingga 31 Agustus 2026. Galaxy Watch Ultra2 tersedia dengan skema cicilan mulai dari Rp800 ribuan per bulan dan cashback hingga Rp1,5 jutaan. Sementara Galaxy Watch9 ditawarkan dengan cicilan mulai dari Rp499 ribuan per bulan serta cashback hingga Rp900 ribuan.
Pembeli Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 juga mendapatkan akses berlangganan Strava secara gratis selama 60 hari.
Program cashback berlaku apabila pembelian Galaxy Watch Ultra2 atau Galaxy Watch9 dilakukan bersama Galaxy smartphone maupun Galaxy Tab. Untuk pilihan strap, Galaxy Watch Ultra2 tersedia dengan Marine Band, PeakForm Band, dan Trail Band.
Galaxy Watch9 hadir dengan Sports Band, Misty Band, serta Fabric Band yang dapat menunjang pemakaian sepanjang hari, termasuk ketika pengguna tidur.
Galaxy Watch Ultra2 47mm dalam warna Titanium Silver dan Titanium Gray dibanderol Rp10.499.000. Galaxy Watch9 40mm dengan pilihan Cream dan Graphite memiliki harga Rp5.999.000. Sementara Galaxy Watch9 44mm dalam warna Graphite dan Silver dijual seharga Rp6.499.000.
Pada akhirnya, menentukan porsi olahraga yang tepat tidak harus bergantung pada sensasi tubuh setelah menyelesaikan latihan. Dengan pencatatan data yang dilakukan secara rutin, pengguna dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi tubuh, beban olahraga, serta perkembangan kebugaran.
(Zalsabila Natasya)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda