Kurangi Kemacetan, Tiongkok Pasang RFID di Mobil
Ilustrasi. (Wikipedia)
Jakarta: Pemerintah Tiongkok menyiapkan program yang memungkinkan mereka untuk melacak mobil warga menggunakan chip RFID (Radio-Frequency Identification/Identifikasi Frekuensi Radio. 

Program ini pada awalnya bersifat sukarela. Namun, per 2019, program ini akan bersifat wajib. Program yang akan dimulai pada 1 Juli mendatang diajukan oleh Kementerian Keamanan Publik dan Institut Riset Manajemen Trafik dari kementerian tersebut.

The Verge melaporkan, dengan memasang chip RFID pada kaca depan mobil baru dan perangkat pembaca yang ada di pinggir jalan, pemerintah bisa memelajari masalah kemacetan dan menyelesaikan masalah tersebut.


Dengan begitu, pemerintah bisa mengurangi polusi, yang merupakan salah satu prioritas Presiden Tiongkok, Xi Jinping

Program ini juga diharapkan akan bisa membantu pemerintah mencegah serangan teroris menggunakan mobil. Sistem ini tidak memungkinkan pemerintah mencari tahu lokasi sebuah mobil, seperti GPS. Namun, tidak diketahui informasi apa saja yang akan disimpan dalam RFID selain warna mobil dan nomor pelat. 

Tiongkok bukanlah negara pertama yang mengimplementasikan sistem ini. Beberapa negara lain seperti India, Afrika Selatan, Brasil dan Dubai menggunakan RFID untuk berbagai hal, mulai dari membayar bensin, membayar parkir hingga membayar tol. 

Namun, sistem di Tiongkok memiliki potensi untuk menjadi sistem yang jauh lebih besar, mengingat ukuran negaranya yang juga lebih besar. Selain itu, mengingat pemerintahan Xi juga memiliki sejarah memata-matai warganya, ada kekhawatiran bahwa pemerintah akan memanfaatkan RFID ini untuk memonitor warganya sendiri. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.