Ilustrasi: Twitter
Ilustrasi: Twitter

Kolaborasi Red Hat dan Microsoft untuk Jangka Panjang

Teknologi microsoft red hat corporate transformasi digital
Mohammad Mamduh • 21 Mei 2019 19:35
Jakarta: Pada bulan November 2015 lalu, Red Hat dan Microsoft mengukir sejarah dengan menghadirkan platform Linux enterprise, Red Hat Enterprise Linux, di Azure, layanan cloud Microsoft.
 
Kerja sama ini tidak hanya membuat Red Hat Enterprise Linux tersedia bagi sejumlah perusahaan yang menggunakan Azure, tetapi juga memungkinkan penggunaan portofolio teknologi terbuka Red Hat tersedia di Microsoft Azure, termasuk platform Kubernetes enterprise, Red Hat OpenShift.
 
Kemitraan ini telah diperpanjang hingga setidaknya tahun 2024. Manfaat dari solusi Red Hat di Azure akan terus berlanjut hingga beberapa tahun ke depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perpanjangan kemitraan ini memungkinkan Red Hat dan Microsoft menghadirkan layanan, kolaborasi pihak ketiga, dan produk yang dikembangkan bersama, seperti Red Hat OpenShift di Azure bagi para pelanggan terpadu, termasuk Amsterdam Airport Schiphol,Vorwerk, danLufthansa Technik.
 
Kolaborasi Red Hat dan Microsoft untuk Jangka Panjang
 
Apa arti perluasan kerja sama ini bagi perusahaan-perusahaan yang telah menggunakan produk-produk Red Hat di Microsoft Azure? Hal ini berarti bahwa beban kerja produksi, lingkungan pengembangan dan proof-of-conceptdapat terus berlangsung.
 
Bagi para pelanggan yang tengah mempertimbangkan untuk menerapkan komputasi cloud publik atau hybrid yang menggabungkan Red Hat dan Microsoft, perusahaan dapat memperoleh:
 
1. Ketersediaan solusi native Red Hat di Microsoft Azure
2. Dukungan kelas enterprise terpadu yang mencakup lingkungan hybrid, dari pusat data hingga Azure
3. Penyelarasan berkelanjutan pada platform hybrid tambahan seperti Azure Stack
4. Integrasi yang lebih erat antara teknologi dan ekosistem Red Hat dan Microsoft, termasuk Developer Toolchain, Database, dan Container Platform
 
Di luar kolaborasi di bidang cloud hybrid, Red Hat dan Microsoft juga telah bekerja sama secara ekstensif di dalam komunitas open source, terutama dalam menghadirkan teknologi seperti SQL Serverdan.NET di Red Hat Enterprise Linux dan Red Hat OpenShift.
 
Selama hampir empat tahun sejak pengumuman penting ini, Red Hat dan Microsoft telah melihat nilai besar yang diberikan bagi para pelanggan, mulai dari dukungan bersama penyebaran cloud hybrid hingga gelombang inovasi hulu untuk perluasan kapabilitas Linux.
 
(?Paul Cormier, President, Products and Technologies, Red Hat)
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif