Laporan Canalys terbaru menyebutkan Oppo sebagai pemimpin pasar smartphone Indonesia.
Laporan Canalys terbaru menyebutkan Oppo sebagai pemimpin pasar smartphone Indonesia.

Oppo Pimpin Pasar Ponsel Indonesia

Teknologi teknologi oppo
Lufthi Anggraeni • 11 Mei 2021 16:07
Jakarta: Laporan riset pasar Canalys terbaru menyebut bahwa Oppo menjadi pemimpin di pasar smartphone Indonesia pada Q1 tahun 2021. Oppo dilaporkan mengalami peningkatan pangsa pasar, menjadi sebesar 24 persen jika dibandingkan dengan Q4 tahun 2020 lalu.
 
Peningkatan secara tersebut dilaporkan Canalys merupakan buah dari produk Reno5 series, A15s dan A54 yang dirilis Oppo pada awal tahun 2021 ini. Selain itu, Canalys turut mencatatkan pertumbuhan Oppo, mencapai 39 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020.
 
Sementara itu, posisi kedua dalam laporan Canalys ini ditempati oleh Samsung yang mampu memperbaiki posisinya dari nomor lima pada Q4 tahun 2020, menjadi peringkat kedua pada Q1 tahun 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Samsung menguasai pangsa pasar sebesar 19 persen, diprediksi berkat jajaran smartphone Galaxy A series terbaru yang secara gencar dirilis sejak awal tahun 2021 ini. Selain itu, pertumbuhan Samsung ini juga dinilai signifikan mengingat pada tahun sebelumnya, perusahaan asal Korea Selatan ini mencapai minus lima.
 
Sementara itu, Vivo mengalami penurunan posisi dan kini menempati peringkat ketiga pada Q1 2021 ini. Canalys memprediksi bahwa absennya Vivo dalam merilis smartphone terbaru pada tiga bulan pertama tahun 2021 menjadi penyebab melorotnya perusahaan asal Tiongkok ini dari posisi pertama pada Q4 2020 lalu.
 
Canalys melaporkan bahwa saat ini, Vivo menguasai 19 persen dari pangsa pasar smartphone Tanah Air. Kendati tidak merilis perangkat baru, laporan Canalys menyebut bahwa Vivo masih mengalami pertumbuhan sebesar 17 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
 
Sementara itu, Xiaomi menduduki peringkat keempat pada Q1 tahun 2021 dengan pangsa pasar 18 persen. Dibandingkan dengan Q4 2020, posisi Xiaomi ini mengalami penurunan sebab pada kuartal tersebut, perusahaan asal Tiongkok ini menempati peringkat ketiga.
 
Meskipun demikian, Xiaomi dapat mencatatkan pertumbuhan sebesar 37 persen, tidak jauh berbeda dari pertumbuhan yang dialami realme yang mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 39 persen.
 
Sayangnya, pertumbuhan yang dialami realme ini tidak mampu membuatnya mempertahankan posisi di peringkat empat pada Q4 tahun 2020. Pada Q1 tahun 2021, realme menempati posisi kelima dengan pangsa pasar sebesar 12 persen.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif