Kendati peluncurannya masih beberapa bulan lagi, informasi dari rantai pasok menunjukkan Apple tengah menyiapkan pendekatan desain lebih berani dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Apple dilaporkan tengah mengembangkan beberapa opsi warna baru untuk iPhone 18 Pro dan varian Pro Max.
Salah satu warna yang paling mencuri perhatian adalah Dark Cherry, yaitu warna merah gelap dengan nuansa seperti anggur merah atau wine, diprediksi menjadi warna unggulan pada seri ini. Warna tersebut disebut akan menggantikan peran warna mencolok sebelumnya, seperti Cosmic Orange pada iPhone 17 Pro.
Namun, karakter warna baru ini lebih kalem dan elegan, dengan kecenderungan mendekati ungu gelap dibandingkan dengan warna merah terang. Selain Dark Cherry, Apple juga disebut tengah menyiapkan beberapa opsi warna lain, yaitu Light Blue, Dark Gray, dan Silver.
Light Blue dikabarkan memiliki kemiripan dengan warna Mist Blue pada generasi sebelumnya, sementara Dark Gray dan Silver tetap mempertahankan nuansa klasik khas lini Pro. Meskipun begitu, seluruh warna tersebut masih dalam tahap pengembangan.
Apple disebut masih memiliki waktu untuk melakukan perubahan sebelum perangkat memasuki tahap produksi massal. Bahkan, tidak menutup kemungkinan hanya sebagian dari warna tersebut yang benar-benar hadir saat peluncuran resmi.
Di sisi lain, bocoran ini juga mengindikasikan bahwa Apple terus bereksperimen dengan identitas visual produknya, terutama untuk menarik perhatian pengguna yang menginginkan tampilan lebih ekspresif tanpa meninggalkan kesan premium.
Pendekatan ini terlihat sebagai kelanjutan strategi dari generasi sebelumnya yang mulai meninggalkan warna konservatif. Selain lini Pro, laporan yang sama juga menyebut bahwa Apple tengah mengembangkan iPhone layar lipat dengan pilihan warna lebih terbatas dan cenderung netral, seperti perak, putih, serta warna Indigo.
Jika mengikuti pola peluncuran sebelumnya, iPhone 18 Pro dan Pro Max diperkirakan akan diperkenalkan pada bulan September 2026. Namun hingga saat ini, seluruh informasi yang beredar masih bersifat bocoran dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News