Microsoft Tambah Teknik Pencarian di SwiftKey
Pengguna aplikasi SwiftKey akan dapat melakukan pencarian di Bing Search secara langsung dari keyboard.
Jakarta: Microsoft memperkenalkan cara baru untuk melakukan pencarian tanpa perlu meninggalkan aplikasi keyboard yang telah diakusisinya pada bulan Februari 2016 lalu, yaitu Swiftkey. Versi beta terbaru dari aplikasi untuk perangkat Android ini dibekali dengan tombol Bing khusus.

Tombol ini tidak hanya memungkinkan pengguna untuk melakukan pencarian secara langsung dari keyboard, juga memotret tampilan pada layar, memotong, dan mengirimkan hasil potret tampilan pada layar atau screenshot atau berbagi alamat situs atau URL.

Selain itu, update ini juga berbekal sejumlah kemampuan lain, dinilai Phone Arena akan menarik perhatian pengguna aplikasi keyboard SwiftKey.


Kemampuan tersebut di antaranya yaitu layout untuk bahasa Arab baru, layout skrip Jawi untuk bahasa Melayu, layout 12 tombol huruf mandarin Piyin baru, serta kemampuan menulis dalam bahasa msa_MY atau Melayu (Jawi).

Kemampuan untuk melakukan pencarian di Bing Search secara langsung dari keyboard juga telah dinikmati oleh pengguna Gboard. Sebelumnya, Microsoft juga memperkenalkan fitur baru, memungkinkan pengguna memulai jadwal kegiatan baru pada Bing Maps.

Microsoft baru saja mengumumkan pencapaian terbarunya sebagai perusahaan paling berharga kedua di Amerika Serikat.

Laporan keuangan terbaru menyebut Microsoft kini bernilai sebesar USD823 miliar (Rp12,6 triliun), lebih tinggi dari kapitalisasi pasar Amazon sebesar USD805 miliar (Rp12,2 triliun).

Microsoft juga semakin menunjukan keseriusannya untuk membawa bisnis konsol game Xbox ke arah game mobile. Data dari Microsoft Research terungkap bahwa perusahaan tersebut berencana merilis kontroler Xbox untuk smartphone dan tablet.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.