Apple Arcade.
Apple Arcade.

Apple Arcade, Layanan Game Eksklusif Buat Produk Apple

Teknologi apple games
Cahyandaru Kuncorojati • 26 Maret 2019 11:27
Jakarta: Apple akhirnya ikut fokus ke industri game dan menyediakan layanan langganan berbayar bernama Apple Arcade di Appp Store. Ditengah tren streaming game seperti Google Stadia dan Microsoft Project xCloud, Apple Arcade tampil berbeda.
 
Dalam pengumumannya kemarin malam, Apple Arcade tampil sebagai dukungan sekaligus layanan ekosistem game yang eksklusif untuk produk-produk Apple. Layanan berlangganan ini hadir untuk iPhone, iPad, Mac, dan Apple TV.
 
Jadi, semua game di Apple Arcade akan bisa diunduh dan dimainkan pada seluruh produk Apple yang disebutkan di atas. Bukan tanpa alasan Apple mengeksklusifkan layanan ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Progam Apple Arcade menggandeng langsung developer untuk mencipatakan game eksklusif yang memang hanya kompatibel di produk Apple. Developer mendapatkan dukungan teknologi dari Apple, termasuk biaya pengembangan game tersebut.
 
Meskipun disebut langganan berbayar, game di Apple Arcade tidak disajikan dengan streaming. Penggunanya tetap harus mengunduh game di Apple Arcade dan bisa dimainkan secara online. Lantas apa yang mereka bayar?
 
Game di Apple Arcade hanya bisa diakses lewat langganan berbayar karena game tersebut tidak termasuk jenis freemium atau gratis. Namun daripada membeli satu per satu game yang ada, Apple Arcade memberikan kebebasan untuk mengunduh semua game.
 
Apple menyebutkan sudah bekerja sama dengan banyak developer game dan menyediakan lebih dari 100 game yang tidak akan tersedia di platform Android dan platform lainnya. Apple Arcade akan diluncurkan di 150 negara dalam waktu dekat. Tidak diumumkan berapa biaya berlangganannya.
 
Apple Arcade jelas berbeda, mengingat ia fokus pada mobile game sementara Google Stadia dan Microsoft Project xCloud ingin membawa game kelas AAA mejadi multiplatform. Itu artinya, Apple Arcade tidak akan bersaing langsung dengan kedua layanan tadi.
 
Apple Arcade justru akan menjadi musuh baru dari Google Play Store, yang masih sering diterpa isu aplikasi palsu yang berisi malware. Selain itu, layanan tersebut beberapa waktu lalu dianggap menyulitkan pengembang aplikasi atau game karena potongan komisi yang tergolong besar.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif