Tunaiku menutup tahun 2018 dengan pertumbuhan distribusi kredit sebesar lima kali lipat.
Tunaiku menutup tahun 2018 dengan pertumbuhan distribusi kredit sebesar lima kali lipat.

2018, Tunaiku Klaim Tumbuh Lima Kali Lipat

Teknologi teknologi fintech
Lufthi Anggraeni • 27 Desember 2018 12:11
Jakarta: Tunaiku mengumumkan telah mengucurkan kredit dengan nilai lebih dari Rp1 triliun selama tahun 2018. Jumlah tersebut menunjukan pertumbuhan sebesar lima kali lipat jika dibandingkan dengan tahun 2017.
 
Pada tahun 2017 lalu, produk digital Amar Bank ini menggelontorkan dana kredit sebesar Rp200 miliar. Pertumbuhan tersebut dinilai Tunaiku selaras dengan misinya menghadirkan akses kepada lebih dari 170 ribu masyarakat di Indonesia.
 
Saat ini, layanan Tunaiku baru tersedia di wilayah Jabodetabek, Surabaya dan 10 kota besar lain di Indonesia. Tunaiku mengaku memperluas cakupan area layanannya untuk menjangkau populasi usia kerja dan pengguna internet berusia 21 tahun hingga 35 tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tunaiku menargetkan pinjaman pribadi untuk kebutuhan produktif dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Sementara itu, sebagian nasabah Tunaiku dilaporkan memilih layanan ini sebagai opsi untuk produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) digital.
 
Sementara itu, menurut Laporan PwC tentang The Future of Customer Experience 2018, sebanyak 73 persen konsumen menyebutkan experience atau layanan sebagai faktor penting dalam keputusan untuk membeli, dibanding harga dan kualitas produk.
 
Hal ini selaras dengan Survei PwC terkait Perbankan Digital 2018, yang dilakukan pada industri perbankan. Survei tersebut menyebut sebanyak 44 persen pelaku perbankan mengklaim memiliki strategi digital dengan tujuan utama untuk meningkatkan layanan nasabah mereka.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi