Waresix Dapat Kucuran Rp24,3 Miliar
Andree Susanto, CEO Waresix.
Jakarta: Waresix mendapatkan pendanaan tahap pra-A sebesar USD1,6 juta (Rp24,3 miliar).

Pendanaan yang didapatkan oleh penyedia jasa gudang on-demand ini dipimpin oleh East Ventures dan Monk's Hill Ventures. Selain itu, mereka juga mendapatkan investor baru seperti SMDV dan Triputra Group. Sebelum ini, Waresix mendapatkan pendanaan pada Februari lalu. 

"Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan para investor baru. Kami percaya mereka akan mendorong kami untuk terus berkembang dan mampu memberikan bantuan besar dalam perluasan bisnis kami,” kata Andree Susanto, CEO Waresix.


Kucuran dana ini akan digunakan oleh Waresix untuk memperluas penawaran bisnis, merekrut tenaga ahli baru, dan menggunakan teknologi dan solusi data untuk meningkatkan efisiensi gudang. 

Saat ini, industri e-commerce tengah berkembang di Indonesia. Bersamaan dengan itu, Waresix berharap bahwa industri pergudangan juga akan ikut berkembang. Pasar logistik Indonesia saat ini memang tengah berkembang dan diperkirakan akan bernilai USD240 miliar (Rp3.645 triliun), serta tumbuh 14 persen per tahun. 

"Tantangan rantai pasokan dan infrastruktur adalah efek alami bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia," kata Wilson Cuaca, Managing Partner East Ventures.

"Melihat industri e-commerce Indonesia yang bertumbuh sangat cepat, penting untuk memastikan bahwa pergerakan barang dapat berjalan seefisien mungkin."

Waresix mencoba untuk memberikan layanan satu atap sehingga perusahaan bisa mengatur distribusi gudang, invetaris, pesanan pelanggan dan siklus penagihan via paltform buatannya.

Selain itu, Waresix ingin menghubungkan bisnis dan individu yang memerlukan ruang dan operator gudang profesional. Setelah pelanggan memesan gudang, Waresix akan menyediakannya dalam waktu kurang dari 24 jam. 

Waresix telah beroperasi di 26 kota, termasuk Jabodetabek, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Makassar dan Pekanbaru. Mereka juga telah memiliki 75 operator gudang profesional yang bertanggung jawab atas kargo umum, pemenuhan ritel, dan makanan dingin. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.