Bayu Janitra Wirjoatmodjo, CEO TopKarir
Bayu Janitra Wirjoatmodjo, CEO TopKarir

Startup TopKarir Bicara Dilema Perusahaan Hadapi Pandemi

Teknologi teknologi startup
Lufthi Anggraeni • 19 September 2020 12:10
Jakarta: Pandemi Covid-19 menjadi pukulan sebagian besar sektor ekonomi. Banyak perusahaan yang bingung dan hilang arah, bagaimana harus bersikap untuk bertahan di tengah pandemi.
 
Perusahaan terutama departemen HRD, menghadapi dilema dalam menyikapi krisis dengan melakukan rekrutmen karyawan atau PHK. Ini menjadi pembahasan utama dalam acara Top Business Talk #1: “Rekrut Vs PHK” yang diselenggarakan oleh startup yang membantu bisnis dalam mencari dan mengembangkan talenta muda, TopKarir.
 
Langkah tidak mengambil jalur PHK ditempuh oleh Pan Brothers. Anne Patricia Sutanto, Vice CEO PT Pan Brothers Tbk menjelaskan bahwa mereka malah membuka lapangan kerja baru sebagai respons dari pivot bisnis perusahaan dalam menghadapi Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami belajar dari situasi yang ada dan mencoba beradaptasi dengan membuka divisi baru untuk mengerjakan pembuatan APD dan masker. Inovasi ini sangat mendongkrak pertumbuhan perusahaan. Kami juga bisa bantu pemerintah dengan tidak menghilangkan lapangan kerja bahkan menambah lapangan kerja baru,” kata Anne dalam sharing session Top Business Talk volume 1 yang dilakukan via Zoom.
 
Lebih lanjut, Anne menjelaskan pentingnya mengembangkan karyawan untuk bisa memiliki multi skill dan memiliki kemampuan beradaptasi yang baik dan cepat.
 
“Pada proses pembuatan APD dan masker, ada pekerjaan tambahan yang membutuhkan SDM lebih dengan skill yang berbeda-beda. Oleh karena itu, Pan Brothers bermitra dengan TopKarir dalam proses mencari dan mengembangkan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan kami,” tambah Anne.
 
M. Aditya Warman selaku Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, memaparkan bagaimana strategi pertahanan perusahaan di tengah pandemi harus fokus pada pengembangan talenta kerja di dalam perusahaan.
 
“Perusahaan perlu mempertimbangkan pentingnya talenta kerja sebagai aset yang menentukan bangkitnya perusahaan di tengah Pandemi. Hal-hal yang perlu dilakukan adalah mengetahui spesifikasi skill yang dibutuhkan, menemukan minat dan bakat dari karyawan. Jika tidak memungkinkan secara cashflow untuk rekrut karyawan baru dengan skill baru, penting untuk perusahaan mengembangkan karyawan yang ada.”
 
CEO TopKarir Indonesia, Bayu Janitra Wirjoatmodjo dalam diskusi menambahkan bahwa PHK bukanlah satu-satunya jalan untuk menyikapi Covid-19. Tapi kalaupun keputusannya adalah PHK untuk merekrut kembali, maka perusahaan harus betul-betul mendapatkan talenta yang bisa beradaptasi dengan kondisi pandemi saat ini.
 
“Di masa pandemi ini keberlangsungan bisnis harus dilakukan dengan cepat, aman, dan bergantung pada talenta muda yang efektif dan efisien yang dimiliki perusahaan. Talenta muda yang bekerja sesuai minat dan bakat, melek digital, multi tasking dan cepat beradaptasi,” jelas Bayu.
 
Upaya TopKarir membantu perusahaan dengan menyediakan beberapa kategori tes untuk melihat kesesuaian karakter dengan profesi kerja. Setelah pengguna menyelesaikan tes, mereka akan memperoleh ‘Character Assessment Report’, yang dapat dilihat dan dijadikan pertimbangan oleh para penyedia kerja.
 
Fitur Tes Minat Bakat ini juga dapat diakses para pencari kerja secara gratis per 17 Agustus 2020 di Aplikasi TopKarir.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif