Google menambahkan 106 gambar wayang di koleksi Wayang di Museum Wayang Jakarta.
Google menambahkan 106 gambar wayang di koleksi Wayang di Museum Wayang Jakarta.

Cara Google Boyong Wayang ke Ranah Digital

Teknologi teknologi google
Lufthi Anggraeni • 13 Mei 2020 14:52
Jakarta: Untuk merayakan keberagaman Wayang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Google Arts & Culture mengumumkan gambar untuk menambahkan koleksi Wayang di Museum Wayang Jakarta.
 
Google Arts & Culture mempersembahkan halaman yang menampilkan 106 buah Wayang, hasil potret dari teknologi Art Camera karyanya. Google Arts & Culture menghadirkan 12 pameran interaktif dari beragam jenis hingga busana yang dikenakan setiap wayang dari berbagai daerah di Indonesia.
 
"Berkat kerja sama antara Google Arts & Culture dan Museum Wayang Jakarta, bagian penting dari warisan ini telah dilestarikan secara digital dan sekarang ditampilkan untuk umum,” ujar Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Hilmar Farid.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut bahwa berkat kolaborasi di bidang teknologi, Museum Wayang juga bisa dinikmati tidak hanya oleh lebih banyak orang di Indonesia, tapi juga bisa diperkenalkan ke seluruh dunia.
 
Dan melalui Google Arts & Culture, anak-anak yang tengah menjalani kegiatan belajar dari rumah atau School from Home juga dapat berkenalan dengan warisan budaya bangsa Indonesia tanpa perlu meninggalkan rumah mereka.
 
Pengunjung akan dibawa ke tiga tur yang memanfaatkan fitur street view milik Google, dan dilengkapi dengan panduan audio dan video tutorial tentang cara membuat wayang dari awal. Hal ini diklaim Google sesuai untuk untuk berinteraksi dengan keluarga, serta bagi pecinta kerajinan, atau masyarakat umum yang ingin tetap aktif dan produktif di rumah.
 
Sebagai informasi, Google Arts & Culture telah menjadi mitra inovasi untuk lembaga kebudayaan di seluruh dunia sejak tahun 2011 lalu, berperan dalam menyediakan akses ke koleksi seni lebih dari 2.000 museum di seluruh dunia.
 
Inisiatif Google Arts & Culture merupakan bentuk upaya Google dalam menyuguhkan cara mendalam untuk menjelajahi seni, sejarah, dan keajaiban dunia. Google menyebut terus mengembangkan teknologi guna membantu melestarikan dan berbagi budaya di seluruh dunia.
 
Teknologi tersebut juga ditujukan Google guna memungkinkan kurator untuk membuat pameran menarik baik secara online maupun offline. Dan sejak Oktober 2016, Google telah secara aktif bekerja untuk menambahkan lebih banyak konten dari museum Indonesia dan tempat bersejarah nasional ke Google Arts & Culture.
 
Melalui Google Arts & Culture, Google berharap dapat terus melestarikan dan merayakan lebih banyak warisan dan budaya Indonesia secara digital di masa mendatang, seperti yang disampaikan oleh Manajer Senior Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah, Google Indonesia Ryan Rahardjo.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif