Apple melanggar salah satu regulasi yang diterapkannya di App Store terkait fitur Push Notification.
Apple melanggar salah satu regulasi yang diterapkannya di App Store terkait fitur Push Notification.

Apple Langgar Regulasinya Sendiri, yang Mana?

Teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 19 Februari 2019 12:17
Jakarta: Peraturan App Store App melarang penggunaan fitur Push Navigation untuk kepentingan marketing. Namun, Apple dilaporkan telah menggunakan fitur ini untuk memasarkan layanan streaming musik karyanya, Apple Music.
 
Pelanggaran ini terjadi mulai pekan lalu, saat Apple menawarkan masa percobaan gratis selama tiga bulan kepada mantan pelanggan Music. Kini, Apple kembali menggunakan fitur Push Notification untuk menyebarkan informasi terkait promosi Apple Music baru.
 
Pelanggan Apple Music dapat memberikan rekan mereka masa percobaan gratis layanan streaming selama satu bulan. Mengetuk notifikasi akan mengarahkan pengguna ke situs untuk mengirimkan kode referal kepada rekan yang bukan merupakan pelanggan Apple Music.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Phone Arena menjelaskan, apabila masa percobaan gratis Apple Music rekan telah berakhir, maka rekan tersebut akan memperoleh masa percobaan gratis baru selama satu bulan.
 
Jika rekan tidak memanfaatkan masa percobaan gratis selama tiga bulan yang ditawarkan Apple tersebut, rekan akan memperoleh masa percobaan gratis selama empat bulan.
 
Promosi ini hanya ditawarkan untuk akun individual, dan pengguna yang memanfaatkan penawaran Apple ini perlu mengingat, bahwa setelah masa percobaan ini telah berakhir, maka layanan Apple tersebut akan secara otomatis mengirimkan tagihan pada kartu kredit pengguna untuk dapat mempertahankan file yang telah diunduh.
 
Meskipun demikian, pengguna dapat membatalkan keputusan berlangganan otomatis dari Apple ini kapanpun pengguna inginkan. Jika notifikasi Apple ini mengganggu, pengguna dapat mengakses menu Settings, kemudian Notification, dan gulir ke Apple Music serta nonaktifkan tuas opsi Allow Notifications.
 
Sebelumnya, Apple dan Google menghadapi tekanan untuk menghapus aplikasi mobile bernama Absher, yang dapat dimanfaatkan laki-laki di Arab Saudi dalam melacak dan membatasi pergerakan istri dan anak perempuan mereka.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif