ASUS ROG Matrix RTX 2080 Ti.
ASUS ROG Matrix RTX 2080 Ti.

ASUS Ciptakan RTX 2080 Ti Berpendingin Air

Teknologi asus ces 2019
Cahyandaru Kuncorojati • 18 Januari 2019 16:24
Las Vegas:Pada CES 2019, ASUS mengumumkan kartu grafis terbaru dari seri ROG (Republic of Gamers) yaitu ASUS ROG Matrix RTX 2080 Ti.
 
Selain menawarkan basis tertinggi yaitu NVIDIA RTX 2080 Ti, kartu grafis ini sudah dibuat ASUS dengan dukungan teknologi pendingin air yang langsung tertanam di dalamnya. Dengan begitu, ia tidak akan mengganggu unsur estetika dan menjadi lebih praktis.
 
ASUS ROG Matrix RTX 2080 Ti hadir dengan sistem pendingin air menggunakan radiator dengan desain teknologinya bernama Infinity Loop. Karena kartu grafis ini menyasar gamer dan penggemar overclocking, maka tujuan sistem pendingin ini adalah untuk bisa mendongkrak performanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kartu grafis ini mengintegrasikan sistem pendingin berupa pompa, tabung, dan radiator yang performanya lebih senyap dari radiator ukuran 120mm tapi dengan performa pendingin yang sama seperti ukuran 240mm.
 

 
Dalam sebuah pengujian di mode overclocking, ASUS mengklaim kartu grafis ini dapat berjalan dengan core clock dari 1815 MHz. Kecepatan tersebut juga didukung dengan kapasitas VRAM 11G GDDR6.
 
Apabila penggunanya ingin menaikkan kecepatan core clock kartu grafis ini, ASUS masih menyediakan dukungan ASUS GPU Tweak II sebagai software pendukung. Produk ini membutuhkan daya sebesar 300W.
 
ASUS ROG Matrix 2080 Ti hadir dengan CUDA Core sebanyak 4352 core sepeti versi reference dari NVIDIA. Dari sisi output port tersedia dua port HDMI 2.0b, dua DisplayPort 1.4, satu port USB Type-C, dan menggunakan dua slot power 8-pin.
 
Sayangnya ASUS baru memamerkan ROG Matrix 2080 Tidi CES 2019. Mereka masih belum mengumumkan kapan produk tersebut tersedia di pasar dan berapa harga yang dipatok untuk produk ini.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi