Ada celah keamanan di Internet Explorer. (Associated Press)
Ada celah keamanan di Internet Explorer. (Associated Press)

Ada Celah Keamanan di Internet Explorer

Teknologi microsoft cyber security
Ellavie Ichlasa Amalia • 15 April 2019 13:18
Jakarta:Peramban Internet Explorer buatan Microsoft memang dikenal dengan keamanannya yang menyedihkan. Sekarang, peneliti keamanan John Page baru saja menunjukkan adanya celah keamanan baru yang ada di peramban tersebut.
 
Celah keamanan itu memanfaatkan MHT file, yang merupakan format yang Internet Explorer gunakan ketika Anda menyimpan halaman situs.
 
Melalui celah ini, hacker tidak hanya bisa memata-matai para pengguna Windows, tapi juga mencuri data yang tersimpan di komputer mereka, lapor Engadget.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Karena Windows membuka MHT file menggunakan Internet Explorer secara default, celah keamanan ini akan memengaruhi Anda meski Anda tidak menggunakan Internet Explorer. Anda cukup membuka lampiran via chat atau email.
 
Celah keamanan ini memengaruhi sistem operasi Windows 7, Windows 10, dan Windows Server 2012 R2.
 
Seolah itu tidak cukup buruk, Microsoft menolak untuk merilis update untuk menambal celah keamanan ini dengan segera, bahkan setelah Page mengunggah informasi tentang celah yang ada secara detail.
 
Mereka berkata, mereka akan "mempertimbangkan" untuk merilis perbaikan dari celah keamanan ini dalam update biasa.
 
Walau Microsoft tengah mempersiapkan update untuk menambal celah yang ada, itu berarti, jutaan orang rentan diserang jika mereka tidak menonaktifkan Internet Explorer atau mengganti program default yang digunakan untuk membuka file MHT.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif