Jaringan 5G resmi tersedia secara komersial dan dapat dinikmati oleh konsumen di pasar Tiongkok.
Jaringan 5G resmi tersedia secara komersial dan dapat dinikmati oleh konsumen di pasar Tiongkok.

5G Resmi Tersedia di Tiongkok

Teknologi teknologi telekomunikasi tiongkok
Lufthi Anggraeni • 02 November 2019 13:08
Jakarta: Perusahaan telekomunikasi Tiongkok secara resmi meluncurkan layanan 5G. China Mobile, China Unicom dan China Telecom kini menawarkan paket data mulai CNY128 atau sekitar USD18 (Rp251.802) untuk data berkapasitas 30GB.
 
Paket tertinggi yang ditawarkan tiga operator Tiongkok ini mencapai harga CNY599 atau sekitar USD85 (Rp1,2 juta) untuk data berkapasitas 300GB. Menariknya, data untuk konektivitas 4G juga ditawarkan dengan harga serupa.
 
Dengan dukungan tiga operator seluler terbesarnya, Tiongkok secara otomatis menjadi negara dengan jaringan 5G terbesar di dunia. Rencana pemerintah termasuk instalasi lebih dari 50 ribu stasiun basis 5G di kota utama di Tiongkok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah kota seperti Beijing, Shanghai dan Guangzhou menjadi wilayah yang telah tercakup oleh jaringan 5G. Huawei berhasil menjual sebanyak 100 ribu unit perangkat Mate 30 5G dalam hitungan menit, mengindikasikan minat besar di kalangan konsumen.
 
Menurut South China Morning Post, masyarakat yang telah membayarkan biaya sebesar CNY120 (Rp238.536) atau lebih tinggi untuk data di Tiongkok, akan memiliki ketertarikan lebih untuk beralih ke paket data jaringan 5G.
 
Pemerintah memprediksi bahwa pada tahun 2020, lebih dari 110 juta pengguna akan beralih ke jaringan terbaru ini, mewakili tingkat penetrasi sebesar tujuh persen, dua kali tinggi jika dibandingkan dengan penetrasi di pasar Korea Selatan.
 
Sebagai informasi, Korea Selatan merupakan salah satu negara pertama yang meluncurkan jaringan 5G secara komersial. Saat ini, penetrasi jaringan 5G ini di wilayah Korea Selatan telah mencapai tiga persen.
 
Sementara itu hingga saat ini, sejumlah pihak berpendapat bahwa adopsi jaringan 5G di dunia masih terkendala oleh ketersediaan perangkat pendukung jaringan ini dengan penawaran harga yang masih terlalu tinggi.
 
Huawei dilaporkan telah mempertimbangkan hal ini, sebab rumor yang beredar menyebut bahwa perangkat Huawei di lini Nova dilaporkan siap kedatangan anggota baru, didukung oleh bocoran gambar yang diduga sebagai Nova 6 5G.
 
Bocoran gambar smartphone ini menampilkan lubang di bagian layar sebagai lokasi kamera depan. Namun, Huawei Nova 6 5G juga berbekal lubang dengan bentuk serupa pil mengindikasikan bahwa ponsel cerdas ini akan hadir dengan kamera depan ganda.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif