NEWSTICKER
Tampilan layanan PetaBencana.id dari BNPB.
Tampilan layanan PetaBencana.id dari BNPB.

Pantau Lokasi dan Ketinggian Banjir Jakarta Pakai PetaBencana.id

Teknologi banjir jakarta teknologi
Cahyandaru Kuncorojati • 25 Februari 2020 10:34
Jakarta: Pagi ini dilaporkan banyak titik banjir yang bermunculan di kawasan Jakarta dan berakibat banyak jalan atau akses transportasi yang ingin Anda hindari. Aplikasi Google Maps mungkin cukup tapi layanan ini hanya menyajikan jalan yang ditutup akibat banjir.
 
Apabila Anda membutuhkan informasi lebih lengkap atau ingin memantau titik dan ketinggian air dari lokasi banjir, pihak BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) punya layanan yang memberikan informasi real-time terkait bencana alam.
 
BNPB sudah menyediakan layanan bernama PetaBencana.id yang bisa diakses tanpa harus diunduh. Layanan ini memberikan peta laporan mengenai bencana alam secara real-time dan update lewat informasi yang dijaring dari media sosial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Layanan PetaBencana.id juga bekerja sama dengan aplikasi Qlue, PasangMata, dan Z-Alert untuk mengumpulkan informasi bersama dan menerima laporan masyarakat.
 
Cara mengaksesnya mudah, buka peramban dan ketik petabencana.id di kolom alamat situs. Langkah ini bisa dilakukan di laptop maupun smartphone. Setelah situs terbuka maka Anda akan langsung disajikan laporan bencana banjir di Jakarta.
 
Anda akan melihat titik dengan ikon lambang tetesan air. Apabila dipilih ikon tersebut maka akan ikon ini akan menyajikan ikon yang lebih banyak untuk lokasi banjir yang lebih akurat.
 
Di sini akan ada beberapa indikator warna yang diartikan tingkat ketinggian banji dan status waspada yang harus dipantau. Warna merah menandakan status Siaga 1 dengan ketinggian banjir di atas 150 cm. Warna jingga atau oranye artinya Siaga 2 dengan ketinggian banjir kisaran 71 cm hingga 150 cm.
 
Kemudian warna kuning adalah Siaga 3 dengan ketinggian banjir antara 10 cm hingga 70 cm. Warna hijau menandakan SIaga 4 yang masih dalam status waspada atau berhati-hati karena ketinggian air masih bisa meningkat menjadi banjir.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif