Twitter mengizinkan pegawainya untuk bekerja dari rumah tanpa batas waktu, jika mereka menginginkan.
Twitter mengizinkan pegawainya untuk bekerja dari rumah tanpa batas waktu, jika mereka menginginkan.

Twitter Izinkan Pegawai Kerja dari Rumah 'Selamanya'

Teknologi media sosial teknologi twitter
Lufthi Anggraeni • 13 Mei 2020 17:25
Jakarta: Twitter dilaporkan akan mengizinkan pegawainya untuk bekerja dari rumah tanpa batasan waktu. Informasi ini disampaikan oleh CEO Twitter Jack Dorsey dalam email yang dikirimkan kepada seluruh pegawai perusahaannya.
 
Mengutip The Guardian, perwakilan Twitter mengonfirmasi keputusan ini dan menyebut bahwa perusahaannya merupakan salah satu dari perusahaan pertama yang menerapkan kebijakan bekerja dari rumah akibat penyebaran virus korona.
 
Namun, Twitter mengaku tidak memperkirakan perusahaannya menjadi yang pertama untuk kembali menjalankan aktivitas bekerja di kantor. Selain itu, Twitter juga menyebut bahwa selama beberapa bulan terakhir, pihaknya telah membuktikan tetap dapat beroperasi dengan metode ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Twitter telah menyarankan pegawai untuk bekerja dari rumah sejak tanggal 2 Maret lalu dan mengharuskan pegawai untuk bekerja dari rumah mulai tanggal 11 Maret lalu. Dan Twitter juga mengizinkan pegawai yang memilih untuk bekerja tidak dari kantor serta tidak memberikan batas waktu tertentu.
 
Sedangkan pegawai yang ingin kembali bekerja di kantor diperkirakan masih harus menunggu setidaknya hingga bulan September mendatang. Twitter juga menyebut telah menangguhkan hampir seluruh perjalanan bisnis pegawai dan seluruh acara hingga tahun 2021.
 
Twitter juga meningkatkan tunjangan untuk membeli perlengkapan penunjang aktivitas bekerja di rumah termasuk meja dan kursi kerja. Perubahan ini muncul sebab perusahaan di seluruh industri teknologi berjuang untuk mengelola pekerjaan mereka dalam beberapa bulan mendatang.
 
Google dan Facebook menjadi perusahaan teknologi lain yang memperpanjang waktu penerapan kebijakan bekerja dari rumah hingga tahun 2021 mendatang. Amazon juga memperpanjang waktu penerapan kebijakan ini hingga setidaknya awal bulan Oktober mendatang.
 
Sebelumnya, Twitter menonaktifkan kemampuan untuk menerima pesan SMS berisi teks terkait tweet baru. Fitur ini dinonaktifkan di seluruh negara, kecuali sejumlah negara yang masih bergantung pada fitur ini.
 
Keputusan Twitter ini mungkin bukan hal besar untuk sebagian besar pengguna Twitter yang mengakses layanan via aplikasi atau situs. Namun, terdapat sejumlah keluhan dari sejumlah pengguna yang masih menggunakan SMS untuk membaca tweet.
 
Twitter juga mulai memberantas hoaks soal konspirasi hubungan 5G dan virus Korona atau Covid-19. Diketahui bahwa hoaks ini memicu aksi vandalisme di Eropa. Twitter yang sejak awal pandemi virus Korona sudah memberantas hoaks terkait virus ini juga bakal secara spesifik menargetkan hoaks soal 5G sebagai perantara penyebaran virus tersebut.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif