CEO Media Group, M. Mirdal Akib menunjukan ruangan stasiun televisi digital Magna Channel.
CEO Media Group, M. Mirdal Akib menunjukan ruangan stasiun televisi digital Magna Channel.

Media Group Siapkan Satu Saluran TV Digital, Magna Channel

Teknologi teknologi
Mohammad Mamduh, Cahyandaru Kuncorojati • 13 Juli 2020 19:41
Jakarta: Jaringan industri penyiaran dan media dari Media Group berencana menambah satu lagi anggota keluarga besarnya lewat kehadiran saluran televisi digital bernama Magna Channel. Rencana ini disebutkan oleh CEO Media Group, M. Mirdal Akib.
 
Rencana ini kemudian dibahas agak mendalam dalam sebuah sesi khusus sore ini, Senin, 13 Juli 2020. Magna Channel direncanakan bakal mengudara pada 16 Juli 2020 di 11 kota besar di seluruh Indonesia, yang aksesnya sudah dibuka oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.
 
Mirdal menjelaskan bahwa rencana untuk menghadirkan stasiun televisi digital sudah ada sejak lama. Pembahasan mengenai penyelenggaran siaran televisi digital atau migrasi dari televisi analog sebenarnya sudah ada sejak tahun 2009, saat posisi Menteri Komunikasi dan Informatika dijabat Tifatul Sembiring.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kenapa baru sekarang? Ya karena memang saat ini momentumnya," jawab Mirdal dengan tegas. Menurutnya, pembahasan terkait televisi digital sudah sangat lama, dan kini migrasi siaran televisi analog ke digital kembali digaungkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.
 
"Pembahasannya sendiri sudah dari tahun 2009 lalu, kemudian ada titik terang sekarang. Di negara lain rata-rata semua sudah migrasi analog ke digital. Organisasi di bawah PBB yaitu ITU (International Tellecommunication Union) meminta negara di Asia sudah migrasi ke televisi digital di 2018," lanjutnya.
 
Menurut Mirdal, kehadiran televisi digital di Indonesia bukan semata mendukung program pemerintah, tapi juga menyadari kebutuhan teknologi mendatang yang bisa memanfaatkan frekuensi penyiaran televisi analog.
 
Teknologi ini adalah 5G yang implementasinya tidak hanya untuk internet cepat dan telekomunikasi tapi semua membuat perangkat menjadi lebih pintar. Artinya, bermigrasi ke televisi digital adalah bentuk menyambut teknologi masa depan yang saat ini memang serba digital.
 
Di sisi industri penyiaran, migrasi ke siaran televisi digital model terestrial dijelaskan menyehatkan industri itu sendiri. Stasiun televisi tidak harus berinvestasi ke pembangunan tower atau fasilitas transmisi.
 
Bagi konsumen kualitas siaran televisi digital juga lebih baik, ditambah saat ini ketersediaan smart TV semakin terjangkau dan populer. Kualitas siaran yang diterima di area perbatasan juga lebih bagus, sehingga mereka tidak harus bergantung ke konten televisi negara tetangga.
 
Namun, Mirdal menegaskan bahwa stasiun televisi digital Magna Channel dari Media Group tidak akan eksklusif seperti layanan televisi kabel. Magna Channel akan hadir di semua distribusi platform.
 
"Nantinya Magna Channel akan hadir via satelit, fiber, maupun TV kabel. Kita juga akan masuk ke OTT (Over-the-Top), streaming,dan media sosial. Genre yang disajikan yaitu female, kids, dan millenial karena tiga ini berperan dalam generasi penerus bangsa," jelas Mirdal.
 

(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif