Langkah ini ditujukan untuk menggabungkan kebutuhan konektivitas dan akses terhadap teknologi AI dalam satu layanan. Indonet menyebut solusi tersebut sebagai upaya untuk memperluas akses pelanggan terhadap teknologi AI sekaligus mendukung produktivitas dalam aktivitas kerja.
Internet dan AI dalam Satu Layanan
Indonet melihat pemanfaatan AI generatif kini semakin berkembang dan tidak lagi hanya dipandang sebagai teknologi baru. AI mulai menjadi bagian dari aktivitas kerja sehari-hari dan digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan pemrosesan informasi.Indonet mengutip PwC’s Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025 yang menyebutkan bahwa 96% pengguna AI generatif di Indonesia yang menggunakannya setiap hari merasakan peningkatan produktivitas. Data tersebut digunakan Indonet untuk menggambarkan semakin pentingnya pemanfaatan AI dalam aktivitas kerja.
Presiden Direktur Indonet dan CEO Indonesia Group Digital Edge Donauly Situmorang menyebut AI dapat membantu pelanggan menghasilkan ide dan pekerjaan dengan lebih cepat, sementara konektivitas menjadi fondasi agar proses tersebut dapat berjalan dengan lancar.
Melalui layanan bundling ini, Indonet berupaya menghadirkan kedua kebutuhan tersebut dalam satu penawaran lebih praktis bagi pelanggan. Dengan konsep tersebut, pelanggan tidak hanya memperoleh layanan konektivitas internet, tetapi juga mendapatkan AI Credit sebagai bagian dari layanan yang ditawarkan. Jumlah AI Credit dan ketentuan pemberiannya mengikuti persyaratan yang berlaku.
Dorong Eksplorasi AI untuk Bisnis
Indonet juga menempatkan layanan bundling ini sebagai salah satu cara untuk mendorong bisnis mengeksplorasi penggunaan AI dalam aktivitas sehari-hari. Indonet menyebut AI dapat membantu tim dalam berbagai pekerjaan, dari mengeksplorasi ide, mengolah informasi, menghasilkan konten, hingga mendukung pekerjaan yang membutuhkan pemrosesan informasi secara cepat.Sementara itu, Direktur Sales & Marketing Indonet Yudie Haryanto mengatakan perusahaan berharap semakin banyak bisnis dapat mencoba dan mengeksplorasi pemanfaatan AI sesuai kebutuhan mereka. Yudie menambahkan, Indonet ingin membuat akses terhadap konektivitas dan AI menjadi lebih praktis sehingga pelanggan dapat lebih leluasa mengembangkan cara kerja dan ide-ide baru.
Layanan bundling Internet dan AI tersebut mulai tersedia pada tanggal 14 September 2026. AI Credit diberikan secara gratis kepada pelanggan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui bundling internet dan AI Credit, Indonet kini memperluas penawarannya dengan menggabungkan konektivitas dan akses terhadap teknologi AI dalam satu layanan.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan akses lebih praktis bagi pelanggan sekaligus membuka ruang bagi bisnis untuk mengeksplorasi pemanfaatan AI dalam aktivitas kerja mereka.