Mengutip Mashable, Galaxy S27 Ultra diperkirakan menjadi model tertinggi dalam keluarga Galaxy S27, bersama Galaxy S27 dan Galaxy S27 Plus. Meski demikian, Samsung belum mengumumkan spesifikasi maupun jadwal peluncuran perangkat tersebut secara resmi.
Bocoran mengenai Galaxy S27 Ultra juga menunjukkan bahwa Samsung berpotensi mempertahankan sejumlah karakteristik desain pendahulunya, sekaligus menghadirkan perubahan signifikan pada bagian belakang perangkat dan sistem kameranya.
Galaxy S27 Ultra Diperkirakan Meluncur pada Februari 2027
Samsung biasanya memperkenalkan smartphone flagship seri Galaxy S pada bulan Januari atau Februari. Mengacu pada pola peluncuran tersebut, Galaxy S27 Ultra diperkirakan hadir pada Februari 2027 melalui acara Galaxy Unpacked.Sebagai perbandingan, Samsung mengumumkan keluarga Galaxy S26 pada tanggal 25 Februari 2026. Namun hingga saat ini, Samsung belum menetapkan tanggal peluncuran resmi untuk generasi berikutnya.
Samsung dilaporkan telah memulai produksi sejumlah komponen untuk keluarga Galaxy S27. Perkembangan ini mengindikasikan bahwa persiapan perangkat berpotensi sudah berlangsung, meskipun belum menjadi konfirmasi atas spesifikasi final atau jadwal peluncurannya.

Desain Baru dengan Layar 6,9 Inci
Bocoran berupa render berbasis desain berbantuan komputer atau computer-aided design (CAD) mengindikasikan perubahan pada bagian belakang Galaxy S27 Ultra. Samsung disebut tengah menyiapkan modul kamera berbentuk persegi panjang berukuran besar untuk menampung sistem kamera belakang.Pada bagian depan, perangkat ini diperkirakan tetap menggunakan layar berukuran besar dengan kamera selfie berbentuk punch-hole. Ukuran layarnya disebut mencapai 6,9 inci, sehingga tetap menempatkan Galaxy S27 Ultra di kelas smartphone flagship berlayar besar.
Berdasarkan dimensi yang beredar, perangkat ini diperkirakan memiliki ukuran 163,76 x 78,25 x 7,97 milimeter. Ketebalannya dapat mencapai sekitar 12,53 milimeter apabila tonjolan kamera belakang ikut diperhitungkan.
Sebagai pembanding, Galaxy S26 Ultra memiliki ketebalan bodi sekitar 7,9 milimeter. Dengan demikian, perubahan desain kamera berpotensi membuat bagian belakang Galaxy S27 Ultra terlihat lebih menonjol, meskipun bodi utamanya diperkirakan tetap relatif tipis.
Informasi mengenai desain tersebut masih bersumber dari bocoran dan render tidak resmi. Tampilan akhir perangkat dapat berubah sebelum Samsung memperkenalkannya kepada publik.
Kamera Belakang Dirumorkan Mengalami Perombakan
Salah satu perubahan yang menarik perhatian terdapat pada sistem kamera. Berdasarkan bocoran yang beredar, Galaxy S27 Ultra berpotensi menggunakan tiga kamera belakang, berkurang dari empat kamera pada generasi sebelumnya.Konfigurasi yang dirumorkan mencakup kamera utama 200MP, kamera telefoto 50MP, serta kamera ultrawide 50MP. Kamera telefoto 3x beresolusi 10MP yang terdapat pada generasi sebelumnya disebut berpotensi dihilangkan.
Jika konfigurasi tersebut benar, Samsung berpotensi akan mengandalkan kombinasi sensor beresolusi tinggi dan pemrosesan gambar untuk mempertahankan kualitas fotografi. Namun, pengurangan jumlah kamera tidak serta-merta menjamin peningkatan kualitas foto. Hasil akhirnya tetap bergantung pada ukuran sensor, kemampuan lensa, stabilisasi, dan pengolahan gambar.
Perubahan juga dikabarkan menyentuh karakteristik warna foto. Informasi dari pembocor teknologi Ice Universe menyebut Samsung berpotensi mengarahkan reproduksi warna ke nuansa lebih hangat, memperbaiki pengendalian area terang, serta mengurangi noise pada bagian gelap foto.
Untuk kamera depan, Galaxy S27 Ultra dirumorkan membawa sensor 16MP. Resolusi ini akan menjadi peningkatan dibandingkan dengan kamera selfie 12 megapiksel pada generasi sebelumnya apabila spesifikasi tersebut terealisasi.
Chipset Baru dan Baterai Lebih Besar
Dari sisi performa, Galaxy S27 Ultra dirumorkan menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Laporan yang beredar menyebut smartphone ini berpeluang menggunakan chipset Exynos 2700 di sebagian pasar, meskipun konfigurasi finalnya belum dipastikan.Perbedaan chipset antarpasar masih sebatas spekulasi. Samsung belum mengonfirmasi prosesor yang akan digunakan pada perangkat tersebut atau perusahaan akan menerapkan strategi distribusi chipset berbeda berdasarkan wilayah.
Kapasitas baterai juga menjadi salah satu aspek yang disorot. Sejumlah bocoran menyebut Galaxy S27 Ultra dapat membawa baterai 5.700 mAh dengan dukungan pengisian daya kabel 60 watt. Jika benar, kapasitas tersebut akan memberikan peningkatan dibandingkan dengan baterai 5.000 mAh pada sejumlah generasi Galaxy S Ultra sebelumnya.
Namun, daya tahan aktual tidak hanya ditentukan oleh kapasitas baterai. Efisiensi chipset, optimasi perangkat lunak, resolusi layar, dan pola penggunaan turut memengaruhi durasi pemakaian. Dukungan S Pen juga diperkirakan tetap tersedia, mempertahankan salah satu fitur khas model Ultra.
Sementara itu, pilihan warna yang disebut dalam bocoran meliputi hitam, biru, merah muda muda, violet, dan putih. Samsung belum mengonfirmasi daftar warna tersebut.
Harga dan Ketersediaan Masih Belum Diumumkan
Hingga pertengahan bulan Oktober 2026, Samsung belum mengumumkan harga resmi Galaxy S27 Ultra. Karena itu, konsumen belum dapat memastikan berapa harga perangkat ini saat memasuki pasar Indonesia.Perkiraan harga juga perlu disikapi secara hati-hati karena biaya komponen, kapasitas memori, konfigurasi penyimpanan, dan kebijakan harga regional dapat memengaruhi banderol akhir. Harga di Amerika Serikat pun tidak dapat langsung disamakan dengan harga resmi di Indonesia, yang dapat dipengaruhi pajak serta biaya distribusi.
Dengan perkiraan peluncuran pada awal tahun 2027, masih ada waktu bagi Samsung untuk mengubah spesifikasi sebelum produk diperkenalkan. Bocoran yang beredar saat ini memberikan gambaran awal mengenai arah pengembangan Galaxy S27 Ultra, tetapi belum dapat dijadikan acuan final untuk keputusan pembelian.
Secara keseluruhan, Galaxy S27 Ultra berpotensi menghadirkan perubahan pada desain kamera, peningkatan kapasitas baterai, chipset generasi baru, dan penyempurnaan fotografi. Informasi tersebut tetap perlu menunggu konfirmasi resmi Samsung agar konsumen dapat menilai peningkatan perangkat ini secara lebih akurat.