Dengan unit yang dirakit langsung di pabrik, proses pemasangan infrastruktur AI di lokasi yang telah siap dapat dipangkas. Dari yang biasanya membutuhkan waktu hingga enam bulan menjadi setidaknya 14 hari saja.
Pengurangan durasi hingga hitungan minggu ini memungkinkan para pemilik dan operator pusat data untuk mempercepat waktu pembuatan token produksi perdana, sehingga bisnis dapat mulai menghasilkan pendapatan dari investasi komputasi mereka jauh lebih cepat.
Transformasi Metode Pembangunan Infrastruktur Komputasi
Proses pembangunan pusat data AI secara tradisional membutuhkan perencanaan skala besar, pekerjaan konstruksi fisik yang memakan waktu lama, ketersediaan tenaga kerja ahli terspesialisasi di lapangan, serta pengelolaan rantai pasok yang rumit. NVIDIA DSX Pod merevolusi metode ini dengan memindahkan seluruh tahapan integrasi sistem komputasi, jaringan, pengkabelan, distribusi daya tingkat rak, hingga instalasi pendingin cair (liquid cooling) ke dalam fasilitas manufaktur mitra.Melalui arsitektur kontainer yang terstandardisasi, para mitra merampungkan pengkabelan antar-rak, pengawatan daya, perpipaan pendingin, serta uji fungsionalitas sebelum kontainer dikirimkan. Ketika tiba di lokasi tujuan, kontainer modular ini dapat langsung dihubungkan (plug-and-play) ke sistem daya, jaringan, dan pendingin lokasi yang sudah disiapkan sebelumnya. Pengujian ketat di pabrik juga meminimalkan risiko potensi kegagalan teknis maupun keterlambatan komponen akibat pengerjaan manual di lokasi.
"Sebuah AI factory memberikan nilai ekonomi yang nyata saat mulai menghasilkan token, bukan saat proses konstruksi fisik selesai," kata Jensen Huang, Pendiri dan CEO NVIDIA. "Melalui NVIDIA DSX Pod, kami membawa presisi dan kecepatan tingkat manufaktur pabrik ke dalam pembangunan infrastruktur AI—memangkas waktu penyebaran dari hitungan bulan menjadi hitungan minggu agar pelanggan dapat mengandalkan kapasitas baru dan mengaktifkan layanan produksi secara jauh lebih cepat."
Ekosistem Mitra Global dan Ketersediaan Pasar
Kecepatan dalam menghidupkan produksi model AI menjadi kunci utama dalam menghubungkan efisiensi waktu peluncuran dengan nilai ekonomis sebuah bisnis. Melalui konsep DSX Pod, unit komputasi dan infrastruktur pendukung dihadirkan dalam desain peti kemas yang dapat diproduksi massal secara konsisten dan berkelanjutan.Guna menghadirkan AI factory modular ini di seluruh penjuru dunia, NVIDIA berkolaborasi dengan jaringan ekosistem mitra teknologi global. Mitra-mitra tersebut mencakup nama-nama terkemuka seperti Anduril, Armada, Bull, Crusoe, DayOne, Dell Technologies, Delta, Eaton, Foxconn (Ingrasys), Gigabyte, HPE, Lenovo, Pegatron, Quanta Cloud Technology (QCT), Schneider Electric, Vertiv, serta Wistron.
NVIDIA bersama para mitranya menargetkan unit DSX Pod AI factories untuk mulai tersedia secara komersial dan didistribusikan secara global pada awal tahun 2027 mendatang.