Huawei konfirmasi bahwa mereka memang tengah membuat OS sendiri. (Photo by WANG ZHAO AFP)
Huawei konfirmasi bahwa mereka memang tengah membuat OS sendiri. (Photo by WANG ZHAO AFP)

Huawei Siapkan OS Pengganti Android dan Windows

Teknologi huawei
Ellavie Ichlasa Amalia • 15 Maret 2019 19:35
Jakarta:Hubungan antara Huawei dan pemerintah Amerika Serikat terus memburuk. Dalam skenario terburuk, Huawei mungkin akan dilarang untuk menggunakan teknologi yang disediakan oleh perusahaan AS, seperti Android dari Google. Jika ini terjadi, Huawei telah siap.
 
Perusahaan asal Tiongkok itu telah menyiapkan sistem operasi mobile sendiri untuk menggantikan Android pada ponsel dan tablet mereka. Tidak hanya itu, mereka bahkan telah menyiapkan sistem operasi untuk komputer.
 
Memang, rumor tentang keberadaan OS buatan Huawei telah beredar sejak beberapa tahun lalu. Namun, Huawei baru mengonfirmasi keberadaannya pada South China Morning Post.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Huawei mengatakan, mereka membuat sistem operasi ini sebagai rencana cadangan, jika mereka dilarang menggunakan Android atau Windows dari Microsoft, lapor Engadget. Mengingat hubungan antara Huawei dan pemerintah AS yang terus memanas, tidak heran jika Huawei membuat rencana ini.
 
Huawei mulai membangun OS itu pada 2012, setelah AS melarang perusahaan pembuat telekomunikasi asal Tiongkok, ZTE, menggunakan produk dan layanan asal AS. Keputusan Huawei untuk membuat OS ini dianggap sebagai persiapan Huawei jika skenario terburuk terjadi.
 
Sekarang, Huawei telah menuntut balik pemerintah AS, yang mengatakan bahwa mereka mungkin akan membatasi akses intelijen Jerman jika mereka tetap menggunakan perangkat Huawei.
 
Ini menunjukkan betapa buruknya hubungan antara AS dan Huawei. Tidak tertutup kemungkinan, skenario terburuk yang Huawei coba atasi akan terjadi.
 
Meskipun begitu, saat ini, Android dan Windows masih menjadi pilihan utama Huawei untuk dipasang pada perangkatnya. "Kami sepenuhnya mendukung sistem operasi buatan rekan kami -- kami suka, dan pelanggan kami juga suka," kata juru bicara Huawei.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi