Instagram akan menghadirkan stiker Donation di Stories, mengharuskan pengguna mencantumkan nomor kartu kredit.
Instagram akan menghadirkan stiker Donation di Stories, mengharuskan pengguna mencantumkan nomor kartu kredit.

Facebook dan Instagram Ingin Pengguna Cantumkan Kartu Kredit

Teknologi instagram
Lufthi Anggraeni • 19 Februari 2019 10:39
Jakarta: Berbelanja di Instagram telah menjadi salah satu fitur yang favorit bagi pengguna, dan Mark Zuckerberg dilaporkan telah menekankan bahwa mengaktifkan lebih banyak perdagangan di Instagram menjadi prioritas perusahaannya pada tahun 2019 ini.
 
Namun, induk perusahaan Instagram, Facebook, dikabarkan mulai melakukan upaya untuk menghindari pertentangan. Upaya ini cukup menarik, yaitu dengan berdonasi melalui stiker di Instagram Stories.
 
Sebagai informasi, stiker Donation umumnya digunakan sebagai ikon yang mewakili sejumlah uang yang diberikan untuk badan amal dan non-profit. Dan stiker donasi versi Facebook telah menghimpun dana sebesar lebih dari USD1 miliar (Rp14,1 triliun).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menambahkan opsi tersebut di Instagram disebut akan membantu banyak organisasi untuk dapat beroperasi dalam jangka panjang. Namun, pengguna perlu mengingat bahwa tujuan akhir Instagram dan Facebook adalah untuk menghasilkan uang.
 
Sehingga, mendorong pengguna mencantumkan informasi terkait kartu kredit untuk berdonasi ke badan amal dinilai sebagai cara yang baik guna memastikan kartu tersedia, saat Instagram menawarkan produk menarik bagi pengguna jejaring sosialnya.
 
Kode yang memungkinkan kreasi stiker Donation di Instagram ditemukan pada aplikasi dan telah dikonfirmasi oleh perwakilan Facebook. Perwakilan ini menyebut bahwa rencana tersebut tengah dalam proses pengembangan dan akan diluncurkan dalam beberapa bulan mendatang.
 
Namun, pengguna juga perlu mengingat upaya yang dilakukan Facebook dalam mengumpulkan data pengguna di masa lalu dan kegagalannya dalam menjaga privasi pengguna sebelum memutuskan untuk mencantumkan nomor kartu kredit.
 
Sebelumnya, Instagram sedang menyelidiki masalah yang menyebabkan beberapa akun paling populernya kehilangan jutaan pengikut.
 
Permasalahan ini menjadi ramai diperbincangkan saat kreator YouTube ternama seperti James Charles dan Zach Clayton, yang masing-masing memiliki jutaan pengikut Instagram, mulai membahas tentang masalah tersebut.
 
Masalah ini mungkin terjadi karena Instagram memutuskan untuk menghapus akun-akun yang dianggap sebagai bot, meski Instagram belum mengonfirmasi hal itu.
 
Jika benar, maka langkah ini menjadi wujud komitmen yang diungkapkan Instagram pada bulan November lalu, menyebut bahwa mereka berencana untuk memangkas akun-akun bot di jejaring sosialnya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi