Untuk Indonesia, Xiaomi Utamakan Pendapat Komunitas

Mohammad Mamduh 07 November 2018 11:08 WIB
teknologixiaomi
Untuk Indonesia, Xiaomi Utamakan Pendapat Komunitas
Konferensi pers Xiaomi di Jakarta, Selasa 6 November 2018
Jakarta: Xiaomi memang melihat Indonesia sebagai pasar utama di luar Tiongkok setelah India. Hal ini mereka buktikan dengan merilis cukup banyak smartphone dalam setiap kuartal.

Selain smartphone, mereka melihat minat terhadap perangkat lain juga semakin tumbuh. Karena itulah Xiaomi membawa beberapa produk anyar berikutnya, seperti TV dan kamera pengawas pintar.

Dalam konferensi pers peluncuran Redmi Note 6 Pro dan Mi 8 Lite yang digelar di Jakarta, Selasa 6 November 2018, Xiaomi menyebutkan produk yang dirilis untuk Tanah Air bergantung pada masukan pengguna.


Dalam hal ini, mereka memperhatikan semua saran dan kritik dari komunitas Mi Community, yang memang cukup besar di Indonesia. “Kita bawa Pocophone ke Indonesia juga karena antusiasme komunitas,” kata Country Manager Xiaomi Indonesia Steven Shi.

Ia menjelaskan, saat ini Xiaomi punya 32 Mi Community di seluruh Indonesia. Dari situ ia juga melihat antusiasme untuk mencoba dan membeli produk Xiaomi selain smartphone. Langkah awalnya, Xiaomi memasarkan Mi TV 4A dalam dua ukuran.

“Dari masukan ini, kami tentukan model yang cocok untuk pasar Indonesia. Ke depannya, kita berencana akan membawa lebih banyak produk.”

Antusiasme komunitas sangat terlihat dari setiap gelaran acara Xiaomi di Jakarta. Xiaomi mengundang mereka untuk melihat langsung peluncuran produk, yang dibalas dengan semangat mereka saat berada di dalam ruangan.

Bukan hanya sekali, Mi Fans, sebutan untuk anggota Mi Community, tak ragu untuk berteriak saat presentasi Xiaomi di panggung menampilkan harga, atau salah satu fitur canggih yang diklaim tidak ada di produk pesaing.

Komunikasi Xiaomi dan Mi Community yang sangat intensif sudah terjalin lama sejak Xiaomi belum memasarkan ponsel. MIUI menjadi pintu kelahiran komunitas ini.

Selain acara peluncuran, Mi Community juga punya agenda di wilayah sendiri yang bisa mempererat hubungan antar anggotanya. Xiaomi juga sangat terbuka dengan masukan mereka, terbukti dengan berbagai fitur yang ada di MIUI, termasuk pilihan Bahasa Indonesia.

Selain dua smartphone, dalam peluncuran kemarin mereka juga mengumumkan Mi Home Security Camera 360. Jika melihat e-commerce, kamera pengawas pintar ini sudah dipasarkan secara tidak resmi.

Xiaomi tampaknya sadar akan hal itu, dan memastikan bahwa semua konsumen yang tertarik membelinya, mendapatkan layanan purna jual yang sama. Secara tidak langsung, mengumumkan Mi Home Security Camera 360 sebagai salah satu strategi Xiaomi dalam mengurangi peredaran produk tidak resmi mereka di Indonesia.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.