Facebook mengumumkan penangguhan rencana pengembangan aplikasi Instagram Kids.
Facebook mengumumkan penangguhan rencana pengembangan aplikasi Instagram Kids.

Instagram Tangguhkan Pengembangan Instagram Kids

Teknologi facebook instagram
Lufthi Anggraeni • 28 September 2021 15:27
Jakarta: Rencana Instagram terkait pembuatan aplikasi khusus anak, disebut-sebut sebagai Instagram Kids, yang beredar pada awal tahun 2021 ini mendapatkan kritik dari sejumlah pihak, karena dinilai akan memperparah dampak buruk platform ini terhadap anak.
 
Kritik ini mendapatkan tanggapan dari Facebook sebagai induk perusahaan Instagram. Facebook menyebut bahwa saat ini, rencana pengembangan aplikasi Instagram untuk anak tersebut ditangguhkan.
 
“Ketika kami yakin bahwa mengembankan aplikasi Instagram Kids adalah hal yang benar untuk dilakukan, Instagram, serta induk perusahaan, Facebook, akan mengevaluasi kembali proyek ini di kemudian hari,” jelas Instagram dalam pengumuman yang diedarkannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Instagram menyebut bahwa sementara ini, pihaknya akan terfokus dalam menambahkan fitur keselamatan remaja di aplikasi utamanya. Salah satu upaya penambahan ini adalah dengan memperluas fitur pengawasan orang tua untuk pengguna remaja.
 
Sebelumnya, CEO Instagram Adam Mosseri mengungkap bahwa aplikasi tersebut mulanya akan ditujukan untuk anak berusia 10 tahun hingga 12 tahun. Sebab, berdasarkan regulasi data pribadi Uni Eropa (GDPR), anak di bawah usia 13 tahun tidak diizinkan untuk memiliki akun media sosial.
 
Larangan ini memunculkan ide untuk mengembangkan Instagram Kids, bertujuan untuk mengakomodasi pengguna berusia di bawah 13 tahun. Via video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Mosseri menyebut Instagram untuk anak ini akan dibuat berbeda dari platform versi reguler.
 
Awalnya, aplikasi Instagram resmi ini direncanakan tidak akan memuat iklan, memiliki fitur fitur pengawasan orang tua, dan konten edukasi. Mosseri menjelaskan bahwa saat ini, pihaknya akan mundur dan mengambil lebih banyak waktu untuk mendengarkan masukan dari orang tua, ahli keamanan dan periset.
 
Kabar ini diumumkan setelah laporan Wall Street Journal (WSJ) menyebut bahwa Facebook beberapa kali menemukan aplikasi Instagram berbagai untuk remaja. Dalam laporan tersebut, mengutip studi Facebook yang meneliti selama tiga tahun terakhir.
 
Studi ini meneliti cara Instagram mampu mempengaruhi basis pengguna remaja, dan menyebut bahwa gadis remaja adalah pengguna platform yang paling dirugikan. Sebab berdasarkan data internal Facebook, WSJ menyebut satu dari tiga gadis remaja mengalami gangguan terkait citra tubuh atau body image.
 
Selain itu, di antara remaja dengan kecenderungan bunuh diri, presentasi internal Facebook menyebut 13 persen di antaranya merupakan pengguna Instagram dari Inggris, dan enam persen dari Amerika.
 
Pengguna itu disebut tercatat memiliki masalah terkait dengan penggunaan Instagram. Tidak hanya WSJ, kritik serupa juga disampaikan via Campaign for a Commercial-Free Childhood, koalisi internasional beranggotakan 35 grup pemerhati anak dan konsumen.
 
Koalisi ini meminta Facebook menghentikan rencana pengembangan aplikasi Instagram untuk anak berusia di bawah 13 tahun. Sebab aplikasi ini dinilai tidak akan menyelesaikan masalah dampak buruk Instagram, tapi justru memperburuk keaadaan.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif