Facebook dan Instagram Uji Do Not Disturb
Facebook mengujikan fitur Do Not Disturb untuk aplikasi Facebook dan Instagram.
Jakarta: Facebook melanjutkan pengujian fitur baru dan peningkatan untuk sejumlah aplikasi. Salah satunya yang dilaporkan tengah menjalani tahap pengujian pada aplikasi Facebook dan Instagram adalah fitur bertajuk Do Not Disturb.

TechCrunch melaporkan bahwa fitur ini merupakan prototipe untuk aplikasi Facebook dan Instagram, namun informasi terkait prediksi waktu peluncuran fitur tersebut masih belum tersedia.

Fitur Do Not Disturb akan memungkinkan pengguna kedua jejaring sosial ini untuk menonaktifkan notifikasi dari aplikasi selama beberapa waktu.


Fitur ini menyediakan sejumlah jangka waktu, yaitu selama 30 menit, satu jam, dua jam, delapan jam, satu hari, atau hingga fitur ini dinonaktifkan secara manual. Pengguna Facebook akan dapat menikmati sejumlah opsi tambahan pada fitur ini, seperti menonaktifkan suara dan getaran.

Kode pada kedua aplikasi membuktikan bahwa Facebook memang tengah menguji fitur ini, namun masih belum tersedia informasi pasti terkait metode pemilihan pengguna yang dapat memanfaatkan fitur Do Not Disturb tersebut.

Sebelumnya melalui situs resminya, Facebook juga mengumumkan penutupan tiga aplikasi karyanya yaitu Hello, Moves dan TBH.

Ketiga aplikasi ini ditutup akibat memiliki jumlah pengguna yang sedikit, yaitu 570.000 pengunduh untuk Hello, 6,4 juta untuk TBH, dan 13 juta untuk Moves.

Sementara itu, Instagram turut menggulirkan fitur baru bertajuk You're All Caught Up, ditujukan untuk memudahkan pengguna pengelola feed, dan meninjau konten yang diunggah pengguna lain yang diikuti oleh pengguna.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.