Equnix menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan dua lapisan keamanan guna melindungi data.
Equnix menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan dua lapisan keamanan guna melindungi data.

Equnix Imbau Masyarakat Terapkan 2 Lapisan Keamanan

Teknologi teknologi cyber security
Lufthi Anggraeni • 20 Mei 2020 16:04
Jakarta: Penyebaran virus korona turut berdampak pada ekonomi dan kebiasaan masyarakat, salah satunya dalam memanfaatkan internet dalam berbagai kegiatan termasuk belanja melalui ecommerce. Sebab ecommerce menjadi aplikasi terbanyak diunduh masyarakat sebesar 48,9 persen.
 
Kehadiran internet yang membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan tanpa perlu keluar rumah ini turut menarik perhatian pelaku kejahatan siber, terlebih setelah terjadi kasus kebocoran data dari berbagai perusahaan penyedia layanan berbasis internet.
 
Hal ini turut menarik perhatian Equnix, perusahaan lokal penyedia jasa solusi teknologi informasi berbasis Open Source. Menurut Equnix, keamanan data merupakan kebutuhan mutlak, sebab menjadi faktor pendukung untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Keamanan data nasabah adalah kebutuhan yang mutlak, tanpa itu perusahaan tidak dapat mempertahankan kepercayaannya. Data nasabah adalah kekayaan perusahaan yang terbesar", kata CEO PT Equnix Business Solutions Julyanto Sutandang.
 
Equnix menyebut bahwa security breach atau pembobolan sistem keamanan yang berakibat pada kebocoran data akan membahayakan bisnis perusahaan. Hal ini dapat berdampak negatif termasuk hilangnya kepercayaan konsumen dan rusaknya reputasi perusahaan.
 
Kondisi ini juga disampaikan Julyanto akan merugikan perusahaan sebab konsumen berpindah ke kompetitor. Dengan demikian, Equnix mengimbau masyarakat untuk menerapkan dua lapis keamanan termasuk memperkuat autentikasi dengan Single Sign On dan HSM atau smartcard.
 
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menerapkan teknologi enkripsi data dengan autentikasi canggih sehingga data dalam ruang penyimpanan atau disebut dengan istilah Data-At-Rest tidak dapat dicuri pelaku kejahatan siber.
 
Sebagai informasi berdasarkan status, data dikategorikan ke dalam tiga jenis, yaitu Data in Transit, Data in Use, dan Data at Rest. Data in Transit merupakan data yang sedang dipertukarkan dari tempat satu ke tempat lain, dari user ke server dan sebaliknya, dalam jaringan.
 
Untuk mengamankan data pada kategori ini, pengamanannya secara umum digunakan yaitu dengan menggunakan SSL, atu VPN/IpSec. Sementara itu, Data in Use merupakan data yang sedang dimanipulasi oleh komputer, seperti data yang ada di memori; di cache, di queue, di heap maupun di stack.
 
Data ini cenderung berupa plaintext dan tidak dapat diambil atau diintip karena dalam proses yang sedang berjalan. Namun secara umum, data ini tidak dienkripsi, dan umumnya sistem menerapkan memory proteksi sehingga data tidak dapat diakses oleh yang tidak berhak. Sementara itu, memory proteksi untuk data ini bergantung pada fitur prosesor atau sistem operasi.
 
Sedangkan Data at Rest adalah data yang disimpan pada storage seperti: filesystem, media usb, dan Database Server. Dan enkripsi dinilai Equnix menjadi salah satu solusi yang cukup memenuhi syarat yaitu Confidentiality, Integrity, dan Availability.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif