Doku resmi mengumumkan Himelda Renuat (kiri) sebagai Chief Executive Officer Doku sekaligus Head of Antom Indonesia, melanjutkan kepemimpinan dari Chris Yeo, CEO Doku sebelumnya yang kini menjabat sebagai Head of Antom Filipina (kanan)
Doku resmi mengumumkan Himelda Renuat (kiri) sebagai Chief Executive Officer Doku sekaligus Head of Antom Indonesia, melanjutkan kepemimpinan dari Chris Yeo, CEO Doku sebelumnya yang kini menjabat sebagai Head of Antom Filipina (kanan)

Doku Tunjuk Himelda Renuat sebagai CEO, Perkuat Ekspansi Bersama Antom dan 2C2P

Cahyandaru Kuncorojati • 29 September 2026 19:09
Ringkasnya gini..
  • DOKU menunjuk co-founder Himelda Renuat sebagai CEO baru sekaligus Head of Antom Indonesia.
  • DOKU berganti identitas menjadi DOKU by Antom setelah investasi strategis Antom diperkuat.
  • Kolaborasi DOKU, Antom, dan 2C2P akan menyasar pembayaran lintas negara dan ekspansi merchant.
Jakarta: Doku menunjuk co-founder sekaligus mantan Chief Marketing Officer (CMO) Himelda Renuat sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru, sekaligus Head of Antom Indonesia.

Pergantian kepemimpinan ini berlangsung ketika Doku memperkuat investasi strategis bersama Antom, layanan pembayaran dan digitalisasi merchant dari Ant International.

Penunjukan tersebut berlaku mulai 24 September 2026 dan menandai perubahan cakupan peran Himelda. Selain memimpin Doku, ia akan bertanggung jawab mengembangkan bisnis Antom di Indonesia.

Peran ganda ini mempertemukan pemahaman Doku terhadap pasar lokal dengan jaringan dan kapabilitas regional Antom.

Himelda menggantikan Chris Yeo yang memimpin Doku sejak 2022. Selama masa kepemimpinannya, Doku menyebut struktur organisasi dan operasional perusahaan semakin diperkuat, volume transaksi bertumbuh, serta kemitraan dengan Ant International mulai terbentuk.
 

Doku Berubah Menjadi Doku by Antom

Pergantian CEO berjalan bersamaan dengan rebranding Doju menjadi “Doku by Antom”. Meski identitas baru diperkenalkan, Doku tetap beroperasi menggunakan nama dan lisensi yang dimilikinya saat ini. Antom mengambil posisi sebagai investor strategis yang mendukung pertumbuhan perusahaan.

Kerja sama tersebut akan difokuskan pada tiga area. Pertama, integrasi yang lebih erat dengan jaringan merchant global Antom. Langkah ini menghubungkan metode pembayaran lokal dan posisi Doku di Indonesia dengan platform merchant acquiring Antom serta ekosistem Ant International, termasuk Alipay+.

Kedua, Doku memperluas kolaborasi dengan 2C2P, perusahaan payment gateway regional yang juga berada di bawah Antom. Kerja sama tersebut diarahkan untuk membantu merchant Indonesia yang ingin berekspansi ke Asia Tenggara sekaligus bisnis internasional yang masuk ke pasar Indonesia.

Area ketiga berkaitan dengan perluasan layanan finansial. Doku dan mitranya akan mengembangkan kemampuan multi-currency dan pemrosesan pembayaran lintas negara, sekaligus menjajaki solusi pembiayaan dan pengelolaan treasury untuk kebutuhan merchant.

Bagi merchant, perubahan struktur tersebut berarti ekspansi lintas negara menjadi salah satu fokus penting fase baru Doku. Perusahaan menargetkan perluasan jangkauan ke lebih banyak industri dan kanal pembayaran menuju 2027, sembari meningkatkan layanan untuk merchant yang sudah menggunakan platformnya.
 

Himelda: Fondasi Doku Tetap Dipertahankan

Himelda mengatakan perubahan yang terjadi tidak mengubah fondasi hubungan Doku dengan merchant yang telah dibangun selama hampir dua dekade.

“Doku dibangun di atas kepercayaan yang telah terjalin bersama merchant selama hampir 20 tahun, dan fondasi ini tidak akan berubah. Yang berubah adalah jangkauan kami,” tutur Himelda.

“Dengan dukungan Antom dan 2C2P, kami dapat melayani merchant yang telah mempercayai kami dengan lebih baik, menjangkau lebih jauh industri-industri yang paling membutuhkan kami, serta membantu lebih banyak bisnis Indonesia mengambil langkah pertama untuk berekspansi ke pasar internasional,” jelasnya.

“Saya juga ingin berterima kasih kepada Chris atas struktur yang telah dibentuk. Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk melanjutkan tonggak kepemimpinan beliau,” tambah Himelda.

Chris Yeo turut menyambut pergantian tersebut. Ia mengatakan Himelda telah menjadi bagian penting dalam membangun bisnis dan brand Doku serta memperkuat kehadiran perusahaan di pasar.

“Memimpin Doku dan turut membentuk apa yang telah kami capai hari ini bersama merchant dan seluruh tim merupakan salah satu kehormatan terbesar dalam perjalanan karier saya,” ujar Chris.

“Himelda adalah salah satu pendiri Doku dan memiliki peran penting dalam membangun bisnis dan brand serta memperkuat kehadiran Doku di pasar. Saya sangat yakin Himelda adalah sosok yang tepat untuk membawa Doku memasuki fase berikutnya,” katanya.

CEO Antom dan Senior Vice President Ant International Gary Liu menyebut langkah tersebut sebagai kelanjutan dari kemitraan yang telah diumumkan sebelumnya. Menurutnya, kombinasi kemampuan lokal Doku, platform global Antom, dan jaringan regional 2C2P akan memperluas layanan bagi bisnis di Indonesia dan Asia Tenggara.

Sementara itu, CEO 2C2P Worachat Luxkanalode mengatakan kolaborasi baru tersebut diarahkan untuk membantu merchant mengembangkan bisnis di Asia Tenggara.

Doku sendiri saat ini melayani lebih dari 300.000 merchant di Indonesia dan memiliki enam lisensi pembayaran dari Bank Indonesia. Perusahaan yang berdiri sejak 2007 itu juga menyebut diri sebagai perusahaan Indonesia pertama yang meraih sertifikasi PCI DSS Level 1.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA