Presiden Samsung Electronics TM Roh dan Senior Vice President for Platform and Devices Google Rick Osterloh.
Presiden Samsung Electronics TM Roh dan Senior Vice President for Platform and Devices Google Rick Osterloh.

Samsung dan Google Kolaborasi dalam Pengembangan Fitur AI Baru

Lufthi Anggraeni • 27 April 2024 10:53
Jakarta: Pada bulan Januari lalu, Samsung mengumumkan fitur AI bertajuk Circle to Search, dikembangkannya bersama dengan Google, untuk Galaxy S24 series, sebelum Google mengumumkan ketersediaan fitur ini di perangkat Pixel karyanya.
 
Hal ini mengindikasikan kerjasama kuat antara kedua perusahaan teknologi tersebut di ranah teknologi kecerdasan buatan (AI). Mengutip GSM Arena, Google dan Samsung kembali berkolaborasi dalam pengembangan fitur AI baru, untuk smartphone bersistem operasi Android karya mereka.
 
Informasi ini juga telah ditemukan di sejumlah unggahan di platform X yang dibagikan baik oleh akun resmi Samsung Mobile, maupun oleh Senior Vice President for Platform and Devices Google Rick Osterloh, dalam unggahan pertemuannya dengan Presiden Samsung Electronics TM Roh.
 
Osterloh menyebut kerjasama antara Samsung dan Google tidak pernah sekuat saat ini, dan mengaku bersemangat terkait kolaborasi keduanya di bidang AI, serta banyak peluang di masa mendatang untuk kedua perusahaan ini.

Samsung menyebut perusahaannya dan Google tengah bekerja keras mewujudkan visi bersama untuk menghadirkan ekosistem produk dan layanan Android terbaik, serta mengisyaratkan hal menarik yang akan datang untuk masa depan pengalaman Android dan Galaxy yang didukung AI.
 
Dengan demikian, Samsung dan Google diyakini akan merilis lebih banyak fitur AI di masa depan pada perangkat Samsung dan Google, fitur hasil kerjasama kedua perusahaan teknologi raksasa ini. Namun, masih belum tersedia informasi terkait dengan waktu pasti kehadiran fitur baru tersebut.
 
Sebelumnya, fitur andalan dari Samsung Galaxy S24 Series yaitu Galaxy AI baru saja mendapatkan update terbaru. Samsung Electronics Indonesia mengumumkan bahwa kini seluruh fitur dari Galaxy AI sudah bisa mendukung Bahasa Indonesia sehingga semakin mudah digunakan.
 
Saat diperkenalkan beberapa bulan lalu, Samsung Galaxy AI baru mendukung 13 bahasa saja, kini sudah bertambah menjadi 16 bahasa dan salah satunya adalah Bahasa Indonesia. Galaxy AI sudah bisa menerjemahkan Bahasa Indonesia ke 15 bahasa asing dan sebaliknya.
 
Sementara itu, Samsung Electronics Indonesia melengkapi jajaran tabletnya dengan menghadirkan Galaxy Tab S6 Lite (2024). Sesuai dengan namanya, tablet ini menghadirkan peningkatan performa yang dilengkapi untuk mendukung produktivitas masa kini, baik bagi pelajar maupun profesional muda.
 
Tablet ini juga menyajikan antarmuka One UI 6.1 dengan sistem operasi Android 14, sehingga pengguna dapat menikmati fitur dan pengalaman mobile terbaru. Hadir dengan S Pen yang sudah tersedia dalam paket pembelian, menjadikan Galaxy Tab S6 Lite sebagai Galaxy Tab dengan S Pen yang paling terjangkau saat ini.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA