Samsung menghadirkan kedua perangkat ini sebagai bagian dari perluasan ekosistem Galaxy di luar smartphone. Intelligent eyewear tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbasis kecerdasan buatan (AI) lebih intuitif dan mendukung aktivitas sehari-hari secara hands-free.
Samsung menjelaskan bahwa intelligent eyewear merupakan kelanjutan dari konsep yang sebelumnya diperkenalkan pada ajang Google I/O. Produk ini memadukan desain kacamata premium dengan kemampuan AI agar pengguna dapat bekerja, bepergian, berkomunikasi, hingga menikmati berbagai aktivitas tanpa harus terus berinteraksi dengan layar smartphone.
Chief Operating Officer Mobile eXperience (MX) Business Samsung Electronics, Won-Joon Choi, mengatakan perkembangan AI agentik membuka peluang baru dalam menghadirkan pengalaman mobile lebih kontekstual.
"Seiring AI agentik mengubah pengalaman mobile, langkah berikutnya adalah menghadirkan pengalaman yang semakin intuitif dan mampu beradaptasi dengan konteks setiap pengguna. Intelligent eyewear menghadirkan cara baru untuk berinteraksi, membawa bantuan AI lebih personal secara alami ke berbagai aktivitas sehari-hari," ujar Won-Joon Choi.
Samsung menilai smartphone tetap menjadi pusat ekosistem Galaxy, sementara perangkat lain berfungsi melengkapi pengalaman pengguna dalam berbagai situasi. Melalui intelligent eyewear, perusahaan ingin menghadirkan AI lebih dekat kepada pengguna saat mereka bergerak, bekerja, berkomunikasi, maupun bereksplorasi tanpa harus selalu memulai interaksi melalui layar perangkat.
Perangkat ini dirancang untuk menampilkan informasi maupun bantuan AI secara langsung di hadapan pengguna tanpa mengalihkan perhatian dari lingkungan sekitar. Samsung juga menyematkan kontrol intuitif serta berbagai fitur perlindungan guna mendukung penggunaan aman dan bertanggung jawab.
Untuk mendukung pengalaman tersebut, intelligent eyewear mengusung desain ringan dengan profil ramping yang nyaman digunakan sepanjang hari. Samsung mengklaim perangkat ini memiliki daya tahan baterai hingga sembilan jam dalam sekali pengisian daya, serta didukung charging case berkemampuan memberikan tambahan hingga tujuh kali pengisian penuh.

Perangkat ini dilengkapi kamera bawaan yang membantu AI memahami konteks visual di sekitar pengguna. Sementara itu, Snapdragon AR1 Gen1 Platform menghadirkan performa AI secara real-time sekaligus mendukung interaksi sentuh, konektivitas, efisiensi daya, dan manajemen termal dalam desain perangkat ringkas.
Samsung juga mengembangkan intelligent eyewear bersama Google sehingga perangkat tersebut menghadirkan Gemini dalam bentuk wearable. Menurut Samsung, integrasi ini memungkinkan interaksi lebih alami, cepat, dan intuitif.
Sementara itu, President of Android Ecosystem Google, Sameer Samat, mengatakan Google dan Samsung memiliki visi yang sama dalam menghadirkan AI yang memahami konteks kehidupan sehari-hari pengguna.
Menurut Samat, intelligent eyewear yang dibangun di atas platform Android XR memadukan desain premium dengan kemampuan Gemini untuk memahami hal yang dilihat pengguna dan memberikan bantuan hands-free sepanjang hari.
Samsung memperkenalkan sejumlah kemampuan utama yang tersedia pada intelligent eyewear. Salah satunya adalah kemampuan membantu pengguna tetap fokus pada aktivitas dengan merangkum pesan panjang, membacakan informasi penting, menerjemahkan percakapan secara langsung, hingga mengoperasikan perangkat melalui perintah suara maupun gestur tertentu.
Perangkat ini juga mampu memahami konteks visual melalui kamera bawaan. Sebagai contoh, intelligent eyewear dapat merekam isi papan tulis atau jalannya diskusi dalam rapat, kemudian menyusun informasi penting ke dalam Samsung Notes sehingga lebih mudah ditinjau maupun dibagikan.
Selain itu, Samsung menghadirkan fitur interaksi real-time yang dapat memberikan panduan berdasarkan lokasi pengguna, seperti membantu mencari rute, menentukan tujuan, memahami lingkungan sekitar, hingga mendukung penerjemahan langsung dalam berbagai bahasa.
Kemampuan AI lainnya memungkinkan perangkat memahami aktivitas yang sedang dilakukan pengguna dan menghubungkan informasi relevan di berbagai tugas sehingga pengguna tidak perlu mengulang instruksi yang sama.
Intelligent eyewear juga mendukung berbagi sudut pandang secara langsung saat melakukan panggilan maupun merekam aktivitas dari perspektif pengguna. Selain menghadirkan teknologi AI, Samsung juga menempatkan aspek desain sebagai salah satu fokus utama perangkat ini.
Samsung menjelaskan bahwa Intelligent eyewear dikembangkan bersama Gentle Monster dan Warby Parker untuk menghadirkan pilihan bingkai yang sesuai dengan berbagai gaya hidup dan preferensi pengguna.
Pada ajang Galaxy Unpacked, Samsung memperkenalkan dua desain berbeda hasil kolaborasi tersebut. Edisi Gentle Monster menggunakan bingkai hitam ramping dengan garis atas tegas dan tepian bawah membulat untuk menghadirkan kesan modern.
Sementara itu, versi Warby Parker tampil dengan garis alis yang sedikit terangkat dipadukan sentuhan warna cokelat hangat sehingga cocok digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Samsung menyatakan selama proses pengembangan, perusahaan bekerja sama dengan kedua mitra untuk menyempurnakan kenyamanan penggunaan, termasuk pada area dahi dan telinga.
Penyempurnaan tersebut dilakukan agar perangkat tetap nyaman digunakan sepanjang hari tanpa mengurangi daya tahan maupun performanya. Melalui intelligent eyewear ini, Samsung menegaskan komitmennya memperluas pengalaman Galaxy dengan menghadirkan perangkat wearable yang menggabungkan desain premium, kecerdasan buatan berbasis konteks, dan kemudahan penggunaan dalam aktivitas sehari-hari.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda