Queensi meningkatkan kapasitas layanan pelanggan 250% dan penjualan hingga 60% setelah menggunakan Meta Business Agent di WhatsApp.
Queensi meningkatkan kapasitas layanan pelanggan 250% dan penjualan hingga 60% setelah menggunakan Meta Business Agent di WhatsApp.

Pakai AI, UMKM Bisa Layani Pelanggan 250% Lebih Banyak

Lufthi Anggraeni • 05 November 2026 07:12
Ringkasnya gini..
  • Queensi mampu menangani 250% lebih banyak percakapan pelanggan tanpa menambah tim setelah menggunakan Meta Business Agent di WhatsApp.
  • Dalam satu bulan, Queensi mencatat peningkatan penjualan hingga 60% dengan dukungan agen AI untuk menjawab pertanyaan dan merekomendasikan produk.
  • Sebanyak 85% penjualan Queensi berasal dari WhatsApp Business, sementara AI membantu layanan tersedia 24 jam sehari.
Jakarta: Queensi, brand kecantikan dan wellness asal Malang, mampu menangani 250% lebih banyak percakapan pelanggan tanpa menambah jumlah tim setelah menggunakan Meta Business Agent di WhatsApp. 

Dalam periode satu bulan, penggunaan agen berbasis kecerdasan buatan (AI) tersebut juga membantu meningkatkan penjualan hingga 60%. Didirikan pada tahun 2020 oleh Mega Putra Md, Queensi berawal dari usaha kecil yang melihat peluang pertumbuhan permintaan terhadap suplemen kecantikan tepercaya secara online. 

Bisnis ini kemudian berkembang hingga memiliki enam brand suplemen kecantikan, dengan sebagian besar pelanggan menemukan produknya melalui kanal digital. WhatsApp Business menjadi salah satu saluran utama dalam perjalanan bisnis Queensi. 

Menurut perusahaan, sebanyak 85% penjualannya berasal dari aplikasi tersebut. Pelanggan memanfaatkan percakapan melalui WhatsApp untuk mengajukan pertanyaan, memahami pilihan produk, dan memperoleh bantuan sebelum melakukan pembelian.

Seiring pertumbuhan bisnis, meningkatnya jumlah percakapan pelanggan menghadirkan tantangan baru. Queensi perlu memastikan pelanggan memperoleh respons secara cepat, sekaligus menyediakan waktu bagi tim layanan pelanggan untuk memberikan konsultasi lebih personal.
 
WhatsApp Sastro Group
 

Meta Business Agent Bantu Tingkatkan Kapasitas Layanan

Untuk menangani peningkatan volume percakapan, Queensi mulai menggunakan Meta Business Agent di WhatsApp. Agen AI ini bekerja langsung di dalam aplikasi WhatsApp dan dapat dilatih menggunakan pengetahuan dari percakapan pelanggan yang telah dimiliki bisnis sebelumnya.

Meta Business Agent menangani pertanyaan umum pelanggan serta membantu memberikan rekomendasi produk. Sementara itu, percakapan yang membutuhkan pendekatan lebih personal, termasuk konsultasi, dapat dialihkan kepada tim Customer Service.

Pendekatan tersebut memungkinkan Queensi melayani lebih banyak pelanggan tanpa mengharuskan seluruh anggota tim selalu tersedia untuk menjawab setiap pertanyaan. Dengan demikian, tim dapat memusatkan perhatian pada interaksi yang membutuhkan keterlibatan manusia.

Dampak penggunaan AI terlihat dalam satu bulan. Queensi mencatat peningkatan kapasitas penanganan percakapan pelanggan sebesar 250% tanpa penambahan anggota tim. Pada periode yang sama, penjualan meningkat hingga 60%.

Mega Putra Md, Founder & CEO Sastro Group, menyatakan bahwa penggunaan Meta Business Agent membantu perusahaan meningkatkan kapasitas layanan tanpa mengorbankan kualitas interaksi dengan pelanggan.

“Dengan Meta Business Agent, kini kami dapat menangani 250% lebih banyak percakapan untuk Queensi, tanpa menambah tim atau mengurangi kualitas interaksi. Business Agent juga membantu kami meningkatkan penjualan hingga 60% pelanggan untuk beralih memilih paket yang lebih tinggi,” ujar Putra.

Peningkatan penjualan tersebut juga berkaitan dengan kemampuan agen AI membantu pelanggan memilih paket produk dengan nilai lebih tinggi. Namun, dokumen tidak merinci metode pengukuran peningkatan penjualan maupun periode pembanding yang digunakan.

AI Dukung Penjualan dan Rekomendasi Produk

Bagi Queensi, percakapan melalui aplikasi pesan tidak hanya berfungsi sebagai saluran layanan pelanggan, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses penjualan. Pelanggan dapat mencari informasi dan meminta rekomendasi sebelum menentukan produk yang akan dibeli.

Meta Business Agent dirancang untuk membantu bisnis mengelola percakapan dalam skala lebih besar. Selain menjawab pertanyaan spesifik terkait bisnis, agen ini dapat memberikan rekomendasi berdasarkan katalog produk, mengidentifikasi calon pelanggan, dan mendukung proses penjualan.

Bisnis juga dapat menentukan kapan percakapan perlu dialihkan kepada anggota tim. Mekanisme tersebut memungkinkan perusahaan mengombinasikan otomatisasi berbasis AI dengan dukungan manusia sesuai kebutuhan pelanggan.

Bagi Queensi, pembagian peran ini membantu tim mempertahankan interaksi personal tanpa harus menangani seluruh pertanyaan secara manual. Agen AI menangani pertanyaan umum, sedangkan tim layanan pelanggan dapat berfokus pada kebutuhan yang membutuhkan konsultasi lebih mendalam.

Putra mengatakan bahwa penggunaan AI membantu bisnis tetap tersedia bagi pelanggan sepanjang waktu, sekaligus memberikan ruang bagi tim untuk membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen.

“AI membantu kami tetap tersedia 24/7, sementara tim kami dapat fokus pada hal yang paling penting, yakni membangun kepercayaan dengan pelanggan,” ujar Putra.
   

Peluang Pemanfaatan AI bagi UMKM Indonesia

Pengalaman Queensi memperlihatkan pemanfaatan AI dalam layanan pesan dapat membantu bisnis meningkatkan kapasitas operasional tanpa harus memperbesar tim layanan pelanggan secara langsung.

Bagi usaha kecil dan menengah, kemampuan merespons pelanggan secara cepat dan konsisten dapat menjadi faktor penting dalam mendukung perjalanan pembelian. Layanan yang tersedia sepanjang waktu juga memberikan kesempatan bagi bisnis untuk menangani pertanyaan pelanggan di luar jam kerja tim.

Queensi memanfaatkan WhatsApp sebagai saluran komunikasi sekaligus bagian dari proses penjualan. Dengan dukungan Meta Business Agent, bisnis tersebut dapat menangani lebih banyak percakapan, memberikan rekomendasi produk, dan mengarahkan kebutuhan konsultasi kepada tim manusia.

Perkembangan ini menunjukkan potensi penggunaan AI untuk membantu UMKM mengelola pertumbuhan interaksi pelanggan. Meski demikian, pengalaman Queensi merupakan hasil yang dilaporkan oleh bisnis tersebut dan tidak dengan sendirinya menjamin hasil serupa bagi seluruh perusahaan.

Bagi Queensi, perpaduan antara otomatisasi AI dan dukungan manusia menjadi pendekatan untuk meningkatkan kapasitas layanan sekaligus menjaga kepercayaan pelanggan. Berawal dari usaha kecil di Malang pada tahun 2020, bisnis tersebut kini mengelola enam brand suplemen kecantikan dan mengandalkan WhatsApp Business sebagai sumber utama penjualan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA