Mengutip Phone Arena, dengan penghapusan opsi yang telah digunakan pengguna Microsoft selama puluhan tahun tersebut, kini proses aktivasi mengharuskan koneksi internet dan sering kali akun Microsoft untuk penyelesaian aktivasi produk.
Sebagai informasi, Microsoft menyediakan beberapa metode aktivasi, termasuk aktivasi online otomatis, aktivasi via telepon, dan beberapa metode offline lainnya. Aktivasi via telepon pernah menjadi opsi penting terutama bagi pengguna yang memiliki keterbatasan koneksi internet atau sistem yang tidak selalu tersambung ke internet.
Namun kini, metode tersebut tidak lagi tersedia, dan apabila pengguna mencoba menelepon, mereka dialihkan ke portal aktivasi online Microsoft. Opsi aktivasi melalui telepon pernah menjadi bagian tidak terpisahkan dari pengalaman aktivasi Windows sejak era Windows XP.
Saat itu pengguna dapat memilih metode telepon melalui Activation Wizard, kemudian memberikan installation ID kepada agen Microsoft untuk mendapatkan confirmation ID yang dimasukkan ke sistem. Cara ini memungkinkan pengguna mengaktifkan Windows tanpa akses internet langsung sebanyak yang diperlukan oleh proses online.
Kini, saat pengguna mencoba memilih opsi telepon pada sistem operasi terbaru seperti Windows 10 atau Windows 11, mereka akan menerima pesan otomatis yang mengarahkan mereka untuk mengunjungi Microsoft Product Activation Portal di web, dengan aktivasi harus dilakukan melalui koneksi internet dan sering kali memerlukan login ke akun Microsoft.
Perubahan ini secara efektif menghapus aktivasi offline secara resmi, meskipun dokumentasi dukungan Microsoft belum sepenuhnya diperbarui untuk mencerminkan kondisi baru ini. Beberapa analis menyebut bahwa perpindahan ini adalah bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong adopsi aktivasi berbasis online.
Aktivasi ini dianggap lebih cepat, aman, dan terintegrasi dengan sistem manajemen lisensi modern. Namun, keputusan ini juga memicu kekhawatiran terutama bagi pengguna di wilayah dengan koneksi internet tidak stabil, atau yang menginginkan privasi lebih tinggi tanpa login akun Microsoft.
Penghapusan aktivasi offline memiliki dampak lebih signifikan pada pengguna yang masih menjalankan sistem operasi versi lebih tua seperti Windows 7, atau perangkat yang jarang tersambung internet.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa saat mencoba aktivasi via panggilan telepon, pengguna malah diarahkan ke portal online, memaksa pengguna untuk menggunakan metode baru untuk aktivasi. Hak ini tentu menjadi tantangan bagi pengguna di lingkungan tanpa internet atau jaringan terbatas.
Selain itu, perubahan ini mengikuti langkah Microsoft dalam beberapa tahun terakhir untuk memperketat proses instalasi dan penggunaan produk mereka. Misalnya, beberapa opsi lain seperti metode aktivasi tidak resmi, seperti skrip KMS38 yang populer di kalangan pengguna yang mencoba mengaktifkan Windows tanpa lisensi, telah diblokir oleh Microsoft melalui update sistem keamanan.
Kendati demikian, bagi sebagian besar pengguna modern, aktivasi online merupakan metode utama yang sejak awal disarankan oleh Microsoft. Aktivasi online mengirimkan informasi verifikasi langsung ke server Microsoft dan menyelesaikan proses aktivasi dengan cepat, terutama pada perangkat yang selalu tersambung internet.
Proses ini juga diasosiasikan dengan penggunaan Microsoft account untuk mengelola lisensi dan layanan terkait seperti Windows Update dan produk Office lainnya. Penghapusan opsi aktivasi offline menuai beragam reaksi dari komunitas teknologi.
Beberapa pengguna melihat langkah ini sebagai bentuk modernisasi dan konsolidasi layanan di era digital dimana koneksi internet tersedia hampir di mana saja. Mereka menganggap model aktivasi online lebih aman dan efisien dibandingkan dengan metode telepon manual dan memerlukan keterlibatan agen.
Di sisi lain, ada kekhawatiran terkait privasi dan kontrol pengguna terhadap sistem mereka sendiri, terutama bagi individu atau organisasi yang memiliki kebijakan ketat terhadap koneksi internet atau penggunaan akun pihak ketiga dalam konteks enterprise.
Tantangan ini semakin relevan bagi pengguna yang ingin mengelola perangkat secara offline atau dalam jaringan tertutup yang tidak memungkinkan koneksi ke server Microsoft.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News