Jakarta: Apple kembali memperbarui lini laptop tipis andalannya dengan merilis MacBook Air terbaru berbasis chip M5. Model ini tetap menyasar segmen entry-level, tetapi membawa peningkatan performa dan kapasitas penyimpanan yang lebih agresif dibanding generasi sebelumnya.
MacBook Air M5 tersedia dalam dua ukuran, 13 inci dan 15 inci. Pemesanan awal dibuka mulai 4 Maret 2026, sementara distribusi perdana dijadwalkan mulai 11 Maret di pasar Amerika Serikat.
Jantung utama perangkat ini adalah chip M5 dengan konfigurasi 10-core CPU dan GPU hingga 10-core. Apple juga menyematkan Neural Engine 16-core serta Neural Accelerator di setiap core GPU.
Perusahaan mengklaim peningkatan kinerja cukup signifikan. Untuk pemrosesan AI, MacBook Air M5 disebut hingga empat kali lebih cepat dibanding M4, dan jauh melampaui performa M1. Di sisi grafis, peningkatan ray tracing dan shader core baru disebut memberi lonjakan performa gaming sekitar 50 persen dibanding generasi sebelumnya.
Bandwidth memori terpadu kini mencapai 153GBps, atau naik 28 persen dari M4. Artinya, tugas multitasking berat hingga pemrosesan kreatif diklaim berjalan lebih responsif.
Perubahan paling terasa ada pada konfigurasi dasar. MacBook Air M5 kini langsung hadir dengan 512GB SSD sebagai standar, menggantikan opsi 256GB di generasi sebelumnya.
Apple menyebut SSD generasi baru ini memiliki kecepatan baca dan tulis hingga dua kali lebih cepat. Opsi penyimpanan tersedia hingga 4TB.
Untuk RAM, seluruh model memulai konfigurasi di 16GB unified memory, dengan pilihan peningkatan ke 24GB atau 32GB. Secara fisik, tidak ada perubahan desain signifikan. Apple mempertahankan chassis tipis yang diperkenalkan pada generasi 2022.
Pilihan warna masih sama: Sky Blue, Midnight, Starlight, dan Silver. Strategi ini menunjukkan Apple lebih fokus pada peningkatan internal dibanding pembaruan visual.
MacBook Air M5 tetap menggunakan panel Liquid Retina tanpa dukungan ProMotion. Opsi layar Nano-texture yang tersedia di MacBook Pro juga belum hadir di lini Air.
Untuk kebutuhan video conference, Apple menyematkan kamera 12MP dengan fitur Center Stage yang menjaga subjek tetap berada di tengah frame. Perangkat ini dibekali chip nirkabel N1 yang mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6. Port konektivitas masih mengandalkan dua Thunderbolt 4.
Apple mengklaim daya tahan baterai hingga 18 jam. Dalam paket penjualan tersedia adaptor 40W yang mendukung boost hingga 60W. Untuk pengisian cepat maksimal, pengguna dapat menggunakan adaptor 70W.
MacBook Air M5 tersedia dalam dua ukuran, 13 inci dan 15 inci. Pemesanan awal dibuka mulai 4 Maret 2026, sementara distribusi perdana dijadwalkan mulai 11 Maret di pasar Amerika Serikat.
Jantung utama perangkat ini adalah chip M5 dengan konfigurasi 10-core CPU dan GPU hingga 10-core. Apple juga menyematkan Neural Engine 16-core serta Neural Accelerator di setiap core GPU.
Perusahaan mengklaim peningkatan kinerja cukup signifikan. Untuk pemrosesan AI, MacBook Air M5 disebut hingga empat kali lebih cepat dibanding M4, dan jauh melampaui performa M1. Di sisi grafis, peningkatan ray tracing dan shader core baru disebut memberi lonjakan performa gaming sekitar 50 persen dibanding generasi sebelumnya.
Bandwidth memori terpadu kini mencapai 153GBps, atau naik 28 persen dari M4. Artinya, tugas multitasking berat hingga pemrosesan kreatif diklaim berjalan lebih responsif.
Perubahan paling terasa ada pada konfigurasi dasar. MacBook Air M5 kini langsung hadir dengan 512GB SSD sebagai standar, menggantikan opsi 256GB di generasi sebelumnya.
Apple menyebut SSD generasi baru ini memiliki kecepatan baca dan tulis hingga dua kali lebih cepat. Opsi penyimpanan tersedia hingga 4TB.
Untuk RAM, seluruh model memulai konfigurasi di 16GB unified memory, dengan pilihan peningkatan ke 24GB atau 32GB. Secara fisik, tidak ada perubahan desain signifikan. Apple mempertahankan chassis tipis yang diperkenalkan pada generasi 2022.
Pilihan warna masih sama: Sky Blue, Midnight, Starlight, dan Silver. Strategi ini menunjukkan Apple lebih fokus pada peningkatan internal dibanding pembaruan visual.
MacBook Air M5 tetap menggunakan panel Liquid Retina tanpa dukungan ProMotion. Opsi layar Nano-texture yang tersedia di MacBook Pro juga belum hadir di lini Air.
Untuk kebutuhan video conference, Apple menyematkan kamera 12MP dengan fitur Center Stage yang menjaga subjek tetap berada di tengah frame. Perangkat ini dibekali chip nirkabel N1 yang mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6. Port konektivitas masih mengandalkan dua Thunderbolt 4.
Apple mengklaim daya tahan baterai hingga 18 jam. Dalam paket penjualan tersedia adaptor 40W yang mendukung boost hingga 60W. Untuk pengisian cepat maksimal, pengguna dapat menggunakan adaptor 70W.
Harga dan Estimasi Jika Masuk Indonesia
Di Amerika Serikat, harga MacBook Air M5 dipatok mulai:
-USD1.099 untuk versi 13 inci
-USD1.299 untuk versi 15 inci
Jika dikonversi menggunakan asumsi kurs Rp15.700 per dolar AS, maka harganya setara sekitar:
-Rp17,2 jutaan untuk model 13 inci
-Rp20,3 jutaan untuk model 15 inci
Perlu dicatat, harga resmi di Indonesia biasanya lebih tinggi karena pajak dan biaya distribusi.
-USD1.099 untuk versi 13 inci
-USD1.299 untuk versi 15 inci
Jika dikonversi menggunakan asumsi kurs Rp15.700 per dolar AS, maka harganya setara sekitar:
-Rp17,2 jutaan untuk model 13 inci
-Rp20,3 jutaan untuk model 15 inci
Perlu dicatat, harga resmi di Indonesia biasanya lebih tinggi karena pajak dan biaya distribusi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News