Foto: Ericsson
Foto: Ericsson

MWC 2026

Indosat dan Ericsson Luncurkan Platform Monetisasi Digital Terdepan

Mohamad Mamduh • 06 Maret 2026 13:03
Ringkasnya gini..
  • Melalui platform ini, IOH akan mempercepat peluncuran layanan digital dan 5G.
  • MoU tersebut ditandatangani oleh Vikram Sinha dan President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby.
  • Dengan fleksibilitas DMP, Indosat dapat terus beradaptasi dengan model bisnis baru tanpa perlu membangun ulang sistem.
Jakarta: Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Ericsson menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona. Kemitraan ini memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan layanan digital yang lebih cepat, fleksibel, dan personal bagi sekitar 100 juta pelanggan Indosat di Indonesia.
 
Kolaborasi ini memanfaatkan Digital Monetization Platform (DMP), yang merupakan platform monetisasi digital full-stack pertama di dunia dan bagian dari portofolio Business Support System (BSS) Ericsson.
 
Melalui platform ini, IOH akan mempercepat peluncuran layanan digital dan 5G, menyederhanakan pilihan produk agar lebih jelas dan fleksibel bagi pelanggan, serta memperkuat pengembangan layanan Business-to-Business (B2B).

Selain itu, platform ini juga mendukung salah satu migrasi telekomunikasi terbesar secara global, dengan mengintegrasikan jutaan pelanggan Hutch ke dalam sistem IOH DMP secara mulus.
 
President Director and Chief Executive Officer of Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menekankan bahwa kemitraan strategis dengan Ericsson menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi digital Indosat. Ia menjelaskan bahwa platform monetisasi yang terintegrasi ini dirancang agar future-ready guna memperkuat fondasi pertumbuhan berkelanjutan perusahaan.
 
Pada kesempatan yang sama, IOH turut memperkenalkan Flash, sebuah antarmuka berbasis kecerdasan buatan (AI) dan cloud yang dikembangkan dengan dukungan Ericsson Catalog Manager. Flash dirancang untuk memungkinkan tim bisnis bekerja lebih mandiri dalam merancang dan meluncurkan produk tanpa ketergantungan pada tim IT.
 
Melalui pendekatan ini, pelanggan Indosat dapat memperoleh paket internet yang lebih relevan dan personal sesuai dengan kebutuhan digital mereka. Sistem ini juga menggunakan dukungan AI untuk memvalidasi konfigurasi produk, yang bertujuan mengurangi kesalahan dan mempercepat proses pengembangan layanan.
 
Sinha menegaskan, peluncuran Flash ini bukan sekadar pembaruan teknologi, melainkan transformasi dalam cara Indosat berinovasi, berkembang, dan melayani dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia.
 
MoU tersebut ditandatangani oleh Vikram Sinha dan President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby. Nora Wahby menambahkan, kemitraan ini merupakan komitmen jangka panjang Ericsson untuk mendukung ketahanan bisnis Indosat dan membangun fondasi monetisasi digital yang siap berkembang.
 
Dengan fleksibilitas DMP, Indosat dapat terus beradaptasi dengan model bisnis baru tanpa perlu membangun ulang sistem. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA