Samsung Galaxy Z Rollable muncul dalam paten terbaru dengan layar gulung yang dapat melebar dan modul kamera bergerak.
Samsung Galaxy Z Rollable muncul dalam paten terbaru dengan layar gulung yang dapat melebar dan modul kamera bergerak.

Samsung Galaxy Z Rollable Muncul dalam Paten Baru, Ada Kamera Gerak Bareng Layar

Lufthi Anggraeni • 16 Juni 2026 18:07
Ringkasnya gini..
  • Samsung mematenkan konsep Galaxy Z Rollable dengan layar yang dapat melebar ke samping seperti tablet mini.
  • Modul kamera belakang dirancang ikut bergerak bersama bodi saat layar diperluas, menjadikannya salah satu desain paling unik yang pernah diajukan Samsung.
  • Hingga kini perangkat masih berupa paten dan belum memiliki jadwal peluncuran resmi dari Samsung.
Jakarta: Samsung kembali memamerkan arah inovasi perangkat mobile masa depan melalui sebuah paten terbaru yang mengungkap konsep smartphone rollable atau layar gulung. Perangkat ini berbeda dari ponsel lipat seri Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip yang sudah beredar di pasaran.
 
Perangkat yang disebut sebagai Galaxy Z Rollable ini menghadirkan layar dengan kemampuan melebar ke arah samping serta modul kamera yang akan ikut bergerak mengikuti perubahan bentuk perangkat. 
 
Kendati masih sebatas dokumen paten dan belum dikonfirmasi sebagai produk komersial, desain tersebut memberikan gambaran mengenai upaya Samsung dalam mengeksplorasi evolusi smartphone setelah era ponsel lipat.

Berdasarkan ilustrasi paten yang ditemukan oleh WearView, Galaxy Z Rollable memiliki bentuk menyerupai smartphone konvensional saat dalam posisi tertutup. Namun ketika mekanisme layar diaktifkan, panel fleksibel akan bergeser ke samping sehingga memperluas area tampilan secara signifikan.
 
Konsep tersebut memungkinkan perangkat berubah dari ukuran ponsel biasa menjadi perangkat yang mendekati dimensi tablet kecil tanpa memerlukan mekanisme lipatan seperti pada Galaxy Z Fold. Sebagai informasi, Samsung telah beberapa kali memamerkan konsep layar rollable dan slidable melalui divisi Samsung Display.
 
Dengan demikian, kemunculan paten ini dianggap sebagai kelanjutan dari riset yang telah Samsung lakukan selama beberapa tahun terakhir. Salah satu aspek paling unik dari paten tersebut adalah desain modul kamera belakang yang tidak berada pada bagian bodi statis.
 
Dalam gambar paten, kamera ditempatkan pada bagian perangkat yang ikut bergerak ketika layar diperluas. Saat perangkat berada dalam mode normal, modul kamera tersimpan rapi di dalam area khusus pada rangka ponsel.
 
Saat layar diperbesar, bagian belakang yang memuat kamera akan ikut bergeser keluar bersama mekanisme rollable. Pendekatan ini berbeda dari desain smartphone saat ini yang umumnya menempatkan kamera pada bagian bodi tidak bergerak.
 
Samsung disebut memanfaatkan sistem tersebut untuk menjaga keselarasan posisi kamera ketika ukuran perangkat berubah. Dokumen paten tidak hanya membahas mekanisme layar gulung, tetapi juga menjelaskan integrasi berbagai komponen seperti kamera, sensor, antena, prosesor, dan sistem penentuan posisi perangkat.
 
Salah satu tujuan teknis yang dijelaskan adalah memastikan perangkat dapat memahami perubahan posisi seluruh komponen ketika bodi diperluas atau diperkecil. Hal ini penting untuk menjaga akurasi kamera, fitur augmented reality (AR), dan berbagai fungsi berbasis sensor lainnya.
 
Dengan kata lain, Samsung tidak hanya mengembangkan layar yang dapat berubah ukuran, tetapi juga sistem perangkat keras yang mampu beradaptasi secara dinamis terhadap perubahan bentuk tersebut. Sebagai pengingat, saat ini Samsung dikenal masyarakat sebagai pemimpin pasar smartphone layar fleksibel melalui lini Galaxy Z.
 
Setelah menghadirkan berbagai generasi Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip, Samsung juga telah memasuki segmen perangkat tri-fold melalui Galaxy Z TriFold. Kehadiran paten Galaxy Z Rollable menunjukkan bahwa Samsung masih terus mencari bentuk perangkat generasi berikutnya yang dapat menawarkan layar lebih besar tanpa mengandalkan engsel lipat tradisional.
 
Konsep layar gulung juga berpotensi mengurangi masalah lipatan layar yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama pada perangkat foldable. Hingga saat ini Samsung belum mengonfirmasi keberadaan Galaxy Z Rollable sebagai produk yang akan dipasarkan.
 
Seperti banyak paten teknologi lainnya, tidak ada jaminan bahwa desain tersebut akan berujung menjadi perangkat komersial. Namun, berbagai laporan menilai paten tersebut menunjukkan bahwa Samsung masih aktif mengembangkan perangkat dengan form factor baru di luar kategori foldable yang sudah ada saat ini.
 
Jika berhasil diwujudkan, Galaxy Z Rollable berpotensi menjadi salah satu inovasi smartphone paling menarik dalam beberapa tahun mendatang karena menawarkan kombinasi layar yang dapat diperluas dan desain kamera bergerak yang belum pernah digunakan secara luas di industri.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA