Jakarta: Dyson secara resmi memperkenalkan CameraJet, sebuah sikat gigi pintar serbabisa yang dilengkapi kamera terintegrasi dan teknologi semburan jet presisi. Produk ini dirancang khusus untuk mendeteksi celah di antara gigi serta menghilangkan plak secara efektif guna mentransformasi rutinitas kesehatan mulut masyarakat global.
Pendiri dan Chief Engineer Dyson, James Dyson, mengungkapkan bahwa kesehatan mulut yang buruk masih menjadi masalah bagi hampir 3,7 miliar orang di dunia. Berdasarkan riset, mayoritas masyarakat sering melewatkan area interdental saat menyikat gigi, dan sembilan dari sepuluh orang tidak melakukan flossing secara teratur.
Melalui penelitian dan pengembangan selama enam tahun yang melibatkan 661 insinyur dan puluhan profesional dental, Dyson CameraJet hadir untuk mengatasi tiga masalah mendasar: memvisualisasikan celah gigi, mengangkat plak, dan mengoptimalkan pembersihan.
Teknologi utama yang diusung oleh perangkat ini adalah Gap Optical Targeting. Didukung oleh algoritma pembelajaran mesin (machine learning) Al yang dilatih menggunakan lebih dari 470.000 gambar dental, kamera berlensa makro 100k piksel pada sikat ini mampu memindai 28 gambar per detik secara langsung.
Dalam waktu 100 milidetik setelah celah gigi terdeteksi, sistem secara otomatis memicu Conical Jet untuk menyemprotkan cairan pembersih mulut berbentuk kerucut secara presisi. Berbeda dengan water flosser tradisional dengan aliran laminar tajam yang justru menusuk plak, bentuk kerucut Dyson menyapu plak secara menyeluruh dengan tekanan yang lebih lembut pada gusi dan enamel.
Untuk mendukung performa jet, Dyson menyematkan Tangki Anti-Gravitasi berkapasitas 12,5 ml dengan pompa diafragma. Desain ini memastikan pasokan cairan pembilas tetap mengalir tanpa terputus dalam posisi penyikatan apa pun, termasuk posisi horizontal saat membersihkan bagian belakang gigi.
Di sisi lain, masalah bulu sikat yang kerap berhenti bergerak teratasi lewat fitur Variable Sonic Oscillation. Gerakan menyikat anti-mogok (anti-stall) ini menjaga bulu sikat tetap bergerak konstan dan terbukti mampu menghilangkan hingga 69% lebih banyak plak di area yang sulit dijangkau dibandingkan sikat gigi elektrik premium lainnya.
Perangkat ini juga dilengkapi kepala sikat Dual Bristle dengan kombinasi bulu bagian dalam yang kaku untuk noda permukaan dan bulu luar yang halus untuk garis gusi. Setiap kepala sikat dilengkapi tag RFID untuk melacak masa pakai dan memberikan notifikasi penggantian.
Pengguna juga dapat memantau proses menyikat secara real-time melalui fitur live viewing di aplikasi MyDyson yang terhubung via Wi-Fi 2,4 GHz dan Bluetooth. Dyson menjamin privasi pengguna dengan tidak merekam atau menyimpan gambar apa pun di cloud.
Sistem dental ini semakin lengkap dengan kehadiran pasta gigi tanpa busa dan cairan pembersih mulut rendah busa eksklusif bertajuk rasa Ginger Mint dan Spearmint. Formulasi ini sengaja dirancang agar tidak menghalangi pandangan kamera visual.
Terkait ketersediaan produk, tanggal peluncuran resmi beserta informasi harga untuk pasar Indonesia akan segera diumumkan dalam waktu dekat.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan