Prosesor ini dibangun dengan arsitektur Zen 5 pada fabrikasi 4nm, menghadirkan 16 core dan 32 thread serta total cache sebesar 208MB. Dengan kombinasi tersebut, AMD menjanjikan peningkatan signifikan dalam responsivitas, throughput, serta pengurangan hambatan memori.
Dalam pengujian internal, prosesor ini menunjukkan peningkatan 5–8% pada aplikasi kreatif seperti Blender, DaVinci Resolve, dan Unreal Engine.
Teknologi 3D V-Cache generasi kedua yang ditempatkan di bawah core CPU memungkinkan efisiensi termal lebih baik sekaligus mempertahankan performa tinggi. Inovasi ini melanjutkan kesuksesan lini X3D sebelumnya, seperti Ryzen 7 5800X3D dan Ryzen 9 7950X3D, namun kini hadir dengan kapasitas cache ganda.
AMD menegaskan bahwa prosesor ini bukan hanya untuk gaming. Targetnya juga demi pengembangan perangkat lunak, simulasi, hingga rendering visual yang menuntut kecepatan kompilasi dan pemrosesan data besar.
Dengan harga ritel sekitar USD899, Ryzen 9 9950X3D2 sudah tersedia di pasar global dan akan hadir dalam sistem desktop premium seperti Alienware Area-51.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News