TSCM mengumumkan tetap akan memproduksi dan mendistribusikan chipset untuk Huawei.
TSCM mengumumkan tetap akan memproduksi dan mendistribusikan chipset untuk Huawei.

TSMC: Distribusi Chip untuk Huawei Tetap Normal

Teknologi huawei
Lufthi Anggraeni • 24 Mei 2019 09:08
Jakarta: Perancang chip asal Inggris, ARM, sebelumnya mengumumkan penghentian kerja sama sementara dengan Huawei. Kini, laporan dari Taiwan mengonfirmasi bahwa pasokan SoC Huawei saat ini tidak akan terpengaruh oleh keputusan ARM atau Amerika Serikat.
 
TSCM menyatakan bahwa perusahaannya akan tetap memproduksi dan mendistribusikan chip kepada Huawei.
 
TSCM juga menyebut akan mempertimbangkan keputusan Amerika Serikat untuk menangguhkan pengiriman teknologi karya perusahaan asal negara yang terlibat, seperti yang dilaporkan WCCFTech.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Implikasi ARM melarang Huawei menggunakan chip dan core yang dirancangnya dinilai memiliki dampak besar. Jika diterapkan, Huawei akan dipaksa merancang silikon karyanya dari awal, dan memastikan bahwa desain tersebut tidak melanggar Intellectual Property ARM.
 
Hal ini akan terbukti menjadi tugas sulit untuk dilakukan dalam kurun waktu singkat, dan saat ini, Huawei tidak lagi memiliki dukungan prosesor untuk smartphone karyanya. Namun, Huawei masih memiliki waktu selama satu tahun sebelum tindakan potensial dari ARM berdampak pada perusahaannya.
 
ARM tengah mengembangkan prosesor 7nm, dan SoC ini akan menyelesaikan produksi massalnya dalam waktu dekat. Sementara itu, TSCM diperkirakan akan mendobrak batasan fabrikasi semikonduktor lebih lanjut jika dibandingkan dengan perusahaan lainnya.
 
Proses N7+ TSCM disebut akan dimanfaatkan untuk memproduksi chip pada iPhone 2019, dan pada tahun ini akan menggunakan lithografi EUV lebih canggih. Tahun depan, proses ini akan beralih ke prosesor 5nm, yang akan menghadirkan node semikonduktor berukuran lebih kecil.
 
Sebagai informasi, chipset Kirin menggunakan desain ARM untuk CPU yaitu Cortex dan GPU yaitu Mali. Namun HiSilicon masih dapat memproduksi model saat ini, dan mungkin chipset generasi sebelumnya.
 
Sumber di ARM menyebut bahwa Kirin 985 tidak akan terpengaruh pada keputusan pelarangan tersebut. Chip ini diperkirakan akan mendukung ponsel Huawei Mate 30, namun tanpa kejelasan Android di masa mendatang.
 
Sebelumnya pada bulan Januari lalu, Huawei mengumumkan Tiangan, chip core 5G pertama yang digunakan pada stasiun basis 5G Huawei. Namun, chip ini menggunakan desain ARM, sehingga kini bisnis jaringan Huawei mengalami permasalahan lainnya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif