Tablet baru Huawei, bernama MatePad Pro, dirumorkan hadir dengan tampilan serupa iPad Pro.
Tablet baru Huawei, bernama MatePad Pro, dirumorkan hadir dengan tampilan serupa iPad Pro.

Huawei Segera Luncurkan MatePad Pro?

Teknologi teknologi gadget huawei
Lufthi Anggraeni • 06 November 2019 07:47
Jakarta: Sejumlah gambar dari tablet baru Huawei beredar di internet sekitar pertengahan bulan Oktober lalu. Tablet ini digambarkan hadir dengan bezel tipis, tampil menyerupai tablet terbaru Apple, iPad Pro.
 
Meskipun demikian, tablet ini tidak sepenuhnya tampil menyerupai iPad Pro, sebab perangkat karya Huawei ini ditampilkan hadir dengan lubang kecil di sudut kiri atas layar. Kala itu, tablet ini diyakini akan mengusung nama Huawei MediaPad M7.
 
Namun, leakster Evan Blass mengoreksi pernyataan tersebut dan mengklaim tablet tersebut bernama Huawei MatePad Pro. Tablet ini diperkirakan akan berbekal sasis dengan keyboard dan stylus khusus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua aksesori ini tampil serupa dengan Smart Keyboard iPad Pro dan Apple Pencil. Bocoran gambar juga menampilkan bahwa perangkat ini akan hadir dengan empat pilihan warna, termasuk warna orange dan hijau.
 
Sayangnya, belum tersedia informasi terkait dengan spesifikasi yang diusung oleh tablet ini. Namun, gambar tersebut menampilkan setup empat speaker stereo dan kamera belakang ganda. Tablet ini juga diprediksi merupakan perangkat segmen premium, mengingat mengusung nama Pro.
 
Mengingat Huawei masih menghadapi larangan dagang dari Amerika Serikat dan tidak mampu menggunakan aplikasi Google, tablet ini mungkin hanya akan dipasarkan hanya di pasar Asia. Konsumen tidak perlu khawatir sebab rumor yang beredar menyebut Huawei akan segera mendapatkan akses ke framework Google.
 
Dengan demikian, Huawei MatePad Pro ini akan menjadi kompetitor kuat untuk Apple iPad Pro dan Samsung Galaxy Tab S6. Sebelumnya dalam wawancara, Sekretaris Perdagangan Amerika Serikat Wilbur Ross menyebut lisensi penangguhan masa larangan dagang akan segera terbit.
 
Ross menambahkan banyak faktor yang perlu dikaji dan dipelajari secara lebih lanjut, dan Entity List berisi sejumlah perusahaan menganggap telah ditolak oleh pemerintah. Sehingga, lanjut Ross, bisa dikatakan bahwa perusahaan ini menolak, bahkan meski pihak pemerintah telah memberikan persetujuan untuk beberapa di antara mereka.
 
Pernyataan Ross ini dinilai sebagai kabar baik bagi Huawei, dan diperkirakan bahwa kabar lebih baik akan segera hadir. Ross menyebut bahwa fase pertama dari kesepakatan perdagangan Tiongkok-Amerika Serikat akan ditandatangani pada bulan November ini.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif