Training Director Huawei CBG Indonesia Edy Supartono
Training Director Huawei CBG Indonesia Edy Supartono

Super Device, Cara Inovatif Huawei Integrasikan Ekosistem

Mohammad Mamduh • 25 Maret 2022 10:23
jakarta: Dalam tiga tahun terakhir, Huawei fokus mengembangkan ekosistem yang tak terpaku pada jenis produk fisik, tetapi juga software. Salah satu langkah yang diambil adalah menghadirkan konsep Super Device yang diklaim mampu meningkatkan produktivitas penggunanya. 
 
Pemahaman lebih jauh mengenai Super Device ini disampaikan oleh pihak Huawei dalam sesi terbatas dengan beberapa wartawan di Jakarta. Bertempat di Huawei Smart Office Jakarta Selatan, mereka memperlihatkan beberapa produk yang bisa terintegrasi dengan mudah. 
 
Sebagai contoh, pengguna bisa menghubungkan langsung smartphone dengan laptop, sehingga layar smartphone tampil di laptop. Dengan begitu, pengguna bisa mengoperasikan smartphone langsung dari layar laptop, termasuk membuka aplikasi yang sudah terinstal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam prakteknya, Super Device memungkinkan akses maksimal ke empat aplikasi di smartphone. Caranya cukup dengan mengakses menu Super Device yang sudah tersedia secara bawaan di perangkat Huawei yang memiliki layar. 
 
Super Device, Cara Inovatif Huawei Integrasikan Ekosistem
 
Desain tampilan fitur ini sangat interaktif, cukup dengan menggeser ikon perangkat seperti balon yang muncul saat Super Device aktif. Integrasi ini tak memerlukan waktu lama, bahkan cukup cepat.
 
Tak hanya dua, fitur ini mampu menghubungkan hingga empat perangkat sekaligus, seperti tablet, smartphone, laptop, earphone, headset, layar Huawei Vision, dan monitor Huawei MateView dalam satu sistem.
 
Setelah terhubung, notebook Huawei bisa mengakses data yang ada di dalam perangkat lain, mempercepat proses pengerjaan suatu projek, yang seringkali melibatkan beberapa orang. Satu hal yang menarik adalah Super Device juga memberikan pilihan perangkat kedua sebagai layar tambahan. 
 
Dalam konteks ini, laptop bisa meminta monitor Huawei Vision atau tablet MatePad berperan sebagai layar kedua. Walaupun terdapat perbedaan sistem operasi antara laptop dan tablet, Training Director Huawei CBG Indonesia Edy Supartono memperlihatkan pergerakan mouse dari satu layar ke layar kedua berjalan sangat mulus. 
 
Selain sebagai layar kedua, fungsi proyeksi layar lain seperti menggunakan proyektor juga bisa dipakai, seperti mirroring dan extend. Fitur eksklusif perihal ini dari Huawei lainnya yang sudah ada lebih dulu adalah Multi Screen Collaboration.
 
Dalam mendukung pengalaman yang mulus ini, Super Device memanfaatkan jaringan WiFi sebagai wadah transmisi data, dan koneksi bluetooth untuk proses awal penyambungan antar perangkat atau pairing.
 
Untuk dapat memanfaatkan Super Device, diperlukan laptop Huawei yang telah memiliki aplikasi PC Manager versi 12.0.2. Sedangkan smartphone dan tablet, hanya beberapa seri yang telah mendukung fitur ini.
 
Huawei juga tampaknya akan meluncurkan tablet MatePad dan Matebook D generasi terbaru di Indonesia, dan dipastikan sudah mendukung Super Device. Belum ada informasi lebih jauh mengenai spesifikasi, harga, serta tanggal peluncurannya.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif