Discord baru saja mendapatkan kucuran dana segar.
Discord baru saja mendapatkan kucuran dana segar.

Discord Disuntik Rp2,1 Triliun

Teknologi games
Ellavie Ichlasa Amalia • 24 Desember 2018 11:45
Jakarta:Discord adalah aplikasi chatting yang cukup populer di kalangan gamer. Dan mereka kini mulai menjual game. Pada Oktober, mereka meluncurkan Discord Store, menjadikan mereka sebagai pesaing dari Steam Store.
 
Sekarang, Discord baru saja mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan pendanaan sebesar USD150 juta, menjadikan mereka sebagai perusahaan valuasi USD2,05 miliar.Terakhir kali Discord mendapatkan kucuran dana segar adalah pada April lalu.
 
Ketika itu, mereka mendapatkan pendanaan sebesar USD50 juta, membuat valuasi perusahaan menjadi USD1,65 miliar, lapor Digital Trends.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak saat itu, perusahaan telah berkembang. Kucuran dana terbaru untuk Discord didapat dari Greenoaks Capital dan juga beberapa investor lain seperti Firstmark, Tencent, IVP, Index Vnture, dan Technology Opportunity Partners.
 
Dengan dukungan dana ini, Discord akan memperbesar toko digital mereka. Belum lama ini, toko Discord mendapatkan perhatian banyak orang ketika mereka mengumumkan bahwa developer yang merilis game secara mandiri akan mendapatkan untung 90 persen dari total keuntungan yang didapatkan. Ini menarik bagi developer, mengingat Steam hanya menawarkan 70 persen keuntungan.
 
Saat ini, Discord Store memang masih lebih kecil dari Steam. Selain itu, audiens mereka juga belum sebanyak Steam Store. Namun, Discord memiliki potensi untuk menyusul Steam.
 
Meskipun begitu, fokus dari Discord tetap pada layanan chat mereka, yang memungkinkan pengguna mengobrol via teks ataupun suara.
 
Biasanya, Discord digunakan oleh grup dalam game, seperti klan atau guild. Layanan chat ini bisa digunakan secara gratis. Namun, Discord juga menawarkan langganan Nitro yang memungkinkan pengguna menggunakan fitur ekstra dan akses ke sekumpulan game.
 
Untuk berlangganan, pengguna hanya perlu membayar USD10 per bulan, yang merupakan opsi yang menarik bagi para gamer yang ingin memainkan banyak game baru tanpa harus mengeluarkan uang banyak untuk setiap game.
 
Sayangnya, kebanyakan game yang bisa dimainkan merupakan game indie dan kasual, yang mungkin tidak terlalu menarik bagi para gamer hardcore yang merupakan pengguna Discord.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi