Robot Sophia. (UN Photo/Manuel Elias)
Robot Sophia. (UN Photo/Manuel Elias)

Robot Sophia Bakal Diproduksi Massal, Cegah Kesepian di Pandemi Covid-19

Teknologi teknologi
Cahyandaru Kuncorojati • 26 Januari 2021 10:41
Jakarta: Sophia yang dikenal sebagai robot perempuan dengan kemampuan untuk berkomunikasi dan diklaim paling menyerupai manusia direncanakan akan diproduksi massal dan menjadi pendampin pasien Covid-19.
 
Hal ini disampaikan oleh pembuat dan perusahaan Hanson Robotics yaitu David Hanson. Dia melihat kehadiran robot Sophia yang sejak awal diciptakan untuk bisa hidup seperti manusia bisa berkontribusi dalam masa pandemi Covid-19.
 
"Robot Sophia sangat unik karena seperti manusia. Mereka akan sangat bermanfaat di masa seperti ini ketiga orang merasa kesepian dan interaksi sosialnya terbatas," ujar Hanson dalam sebuah wawancara dikutip dari The Next Web.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hanson Robotis berencana untuk memproduksi robot dengan kecerdasan buatan seperti Sophia dalam jumlah banyak pada paruh pertama tahun ini. dengan target ribuan unit, baik bentuk besar maupun kecil.
 
Dia meyakini bahwa pandemi menjadi peluang baru bagi industri robotik. Menurut Hanson, saat ini robotik tidak hanya bisa diimplementasikan pada sektor kesehatan, tapi juga industri ritel maupun penerbangan.
 
Robot Sophia menarik perhatian dunia saat diperkenalkan publik pada tahun 2016. Dia dikalim sebagai robot paling hidup karena dibekali kecerdasan buatan untuk menjalin komunikasi atau obrolan dan membaca ekspresi emosi lawan bicaranya.
 
Robot Sophia pernah hadir di sejumlah forum acara internasional termasuk ke Indonesia. Dia pernah tampil di hadapan PBB dan di Arab Saudi dia mennjadi robot pertama yang diberi status kewarganegaraan oleh negara tersebut pada tahun 2017.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif