Laporan Criteo menyebut bahwa pandemi mendorong perubahan dalam perilaku belanja online.
Laporan Criteo menyebut bahwa pandemi mendorong perubahan dalam perilaku belanja online.

Pandemi Dorong Perubahan Perilaku Belanja Indonesia

Teknologi teknologi
Lufthi Anggraeni • 05 Desember 2020 09:16
Jakarta: Pemanfaatan platform online sebagai layanan belanja telah mengalami peningkatan adopsi di Indonesia sejak beberapa tahun terakhir. Namun pandemik Covid-19 kian mempengaruhi perilaku belanja online masyarakat Tanah Air.
 
Criteo mengumumkan laporan terkait dengan aktivitas belanja online yang terjadi di Indonesia, dengan sebesar 49 persen konsumen merupakan pengunduh aplikasi belanja online untuk pertama kali, serta sebagai aplikasi tambahan.
 
"Ini adalah momentum yang harus dimanfaatkan oleh e-commerce atau brand untuk menjangkau pelanggan baru atau menggaet pelanggan lebih banyak lagi," Account Strategist Criteo Asia Tenggara Mochamad Ikrar Pradana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Laporan yang dirilis perusahaan teknologi periklanan ini juga menyebut bahwa aplikasi belanja online yang diunduh terdiri dari aplikasi retail, aplikasi pesan-antar makanan, grosir dan lainnya. Ikrar juga memaparkan bahwa kondisi ini juga membuat konsumen yang berbelanja online di Indonesia mulai bersahabat dengan iklan yang sesuai dengan mereka.
 
Sebanyak 53 persen dari jumlah tersebut, melakukan pembelian setelah membuka iklan. Ikrar menyarankan agar merek dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperluas target pasar. Selain dari promosi dan diskon, lanjut Ikrar, merek bisa fokus pada cara iklan dapat disampaikan dan dikomunikasikan kepada pengguna yang sudah mulai terbuka dalam menerima iklan dari merek.
 
Sementara itu, menurut  data musiman dari festival belanja yang sedang tren di Asia Tenggara yang diluncurkan Criteo. Data ini mengungkap bahwa Singles’ Day merupakan acara belanja terbesar tahun ini di Asia Tenggara, sedangkan 12.12 semakin populer di Indonesia.
 
Criteo menemukan bahwa Singles Day 2019 mengalami peningkatan 447 persen dalam penjualan ritel online dan 219 persen peningkatan traffic ritel online di Asia Tenggara, dengan data per 1 Juni hingga 28 Juni 2019 sebagai data pembanding.
 
Selain itu, Singles Day tahun 2019 lalu juga mencatat tingkat konversi tertinggi di kawasan Asia Tenggara, dengan peningkatan sebesar 196 persen di Indonesia, termasuk dalam aplikasi atau in-app. Sementara itu di seluruh Asia Tenggara, Singles Day menjadi acara belanja terbesar di negara termasuk Singapura, Malaysia, dan Vietnam.
 
Di Indonesia, 12.12 tetap menjadi momen belanja terbesar di dalam negeri dengan 12.12 sebagai festival belanja paling diminati, diikuti oleh Singles’ Day. Pada festival 10.10, penjualan ritel online dan trafik mengalami peningkatan sebesar 268 persen dan 119 persen.
 
Sedangkan Single’s Day mengalami penjualan ritel online dan traffic meningkat 196 persen dan 86 persen, dan festival 12.12 mengalami peningkatan penjualan ritel online dan traffic sebesar 304 persen dan 157 persen.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif