Sony resmi mengumumkan kehadiran Alpha 7S III di Indonesia, menyasar videografer.
Sony resmi mengumumkan kehadiran Alpha 7S III di Indonesia, menyasar videografer.

Sony Resmi Umumkan Alpha 7S III di Indonesia

Teknologi teknologi sony
Lufthi Anggraeni • 28 September 2020 16:01
Jakarta: Sony secara resmi mengumumkan kehadiran Alpha 7S III di Indonesia, ditujukan untuk memenuhi kebutuhan penggemar videografi. Kamera penerus Alpha 7S II ini diklaim mengombinasikan performa pencitraan tinggi dengan sensitivitas seri S.
 
“Pengembangan kamera ini memang memakan waktu cukup lama karena kami melakukan berbagai riset untuk menyempurnakan kamera ini agar dapat menghadirkan produk terbaik yang relevan dengan kebutuhan para videografer, bahkan melebihi ekspektasinya,” ujar President Director PT Sony Indonesia Kazuteru Makiyama.
 
Makiyama juga mengklaim bahwa kamera ini didukung berbagai kemampuan videografi dan fitur terdepan di industri, menyuguhkan alur kerja cepat dan lebih efisien. Sony Alpha 7S III didukung mesin pemrosesan gambar Bionz XR terbaru, diklaim mampu memproses delapan kali lebih banyak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Sony Alpha 7S III juga berbekal sensor gambar back-illuminated full-frame Exmor R CMOS 12,1MP, diklaim mampu mengurangi efek rolling shutter secara signifikan. Kamera ini juga mengusung ISO dengan rentang dari 40 hingga 409600.
 
Sensitivitas pada kamera ini diklaim mampu meningkatkan kualitas gambar sekitar satu stop noise reduction pada rentang sensitivitas menengah hingga tinggi. Menyoal kemampuan perekaman video, Sony Alpha 7S III mendukung perekaman beresolusi 4K 120p, kedalaman warna 10 bit 4:2:2, seluruh rekaman Intra, format XAVC HS dengan H,265 codec dan lebih.
 
Sony membekali Alpha 7S III dengan 15+ stop dynamic range untuk film, output video HDMI 4K 60p 16-bit RAW, sistem Fast Hybrid AF dengan sensor titik 759 phase-detection AF mencakup 92 persen sensor gambar dan Real-time Eye AF versi baru untuk perekaman film dan gambar still.
 
Selain itu, Sony juga membanggakan dukungan mekanisme pembuangan panas baru pada Alpha 7S III, serta perekaman dual slot relay, memungkinkan perekaman film 4K 60p 10-bit 4:2:2 selama lebih dari satu jam hingga baterai habis.
 
Stabilisasi gambar dalam bodi optik 5-sumbu yang mendukung perekaman film menggunakan tangan pada kamera ini dijelaskan Sony juga didampingi oleh Mode Aktif 9 tambahan. Sony Alpha 7S III juga berbekal viewfinder elektronik OLED tipe 0.64 dengan 9.44 juta dot terbaru.
 
Dan variable angle bukaan samping pada layar LCD pada kamera ini juga diklaim mampu meningkatkan fleksibilitas rekaman. Selain itu, Sony Alpha 7S III berbekal sistem menu versi baru dengan interface layar sentuh dan pengoperasian sentuh.
 
Kemampuan lain yang diunggulkan Sony Alpha 7S III adalah pengambilan gambar still atau still image secara terus menerus, dengan kecepatan tinggi hingga 10 fps 11 untuk lebih dari 1000 gambar 12 RAW tanpa kompresi secara terus-menerus atau berurutan, dengan pelacakan AF/AE penuh.
 
Tersedia juga slot kartu Dual CFexpress Tipe A, memungkinkan pemrosesan data dengan kecepatan tinggi serta menjaga ukurannya agar tetap efisien. Kamera terbaru Sony Alpha 7S III akan segera tersedia di Indonesia pada bulan November mendatang, ditawarkan seharga Rp50.999.000.
 
Konsumen telah dapat mulai memesan kamera ini secara pre-order dari tanggal 25 September hingga 11 Oktober 2020 di seluruh Sony Authorized Dealer. Untuk pembelian Sony Alpha 7S III via program pre-order, konsumen akan mendapatkan paket spesial senilai Rp4.400.000.
 
Paket tersebut ditawarkan dalam bentuk CF Express Type A 80GB, baterai NP-FZ100 secara gratis dan kesempatan menerima potongan harga sebesar Rp1.500.000 untuk G Master PWP (model pilihan: SEL24F14GM, SEL70200GM, SEL2470GM, SEL1635GM).
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif