SAP Jalin Kolaborasi Perkuat Adopsi SAP S/4HANA di Beragam Industri

Cahyandaru Kuncorojati 09 Juli 2018 10:57 WIB
SAP Jalin Kolaborasi Perkuat Adopsi SAP S/4HANA di Beragam Industri
Ilustrasi.
Jakarta: SAP mengumumkan rencana kolaborasi dengan beragam perusahaan lain, mulai dari Accenture, Capegemini, dan Deloitte yang membantu mempercepat adopsi pelanggan dari proses manufaktur, manufaktur diskrit, serta industri jasa.

SAP bersama ketiga perusahaan tersebut bertujuan mengembangkan berbagai
solusi inovatif untuk mewujudkan visi dari intelligent enterprise.

Para pelanggan diklaim akan mendapatkan keuntungan dari beragam kapabilitas industri yang berbeda-beda serta perputaran inovasi yang cepat dengan SAP S/4HANA Cloud, solusi andalan SAP untuk intelligent ERP.

Inisiatif pengembangan tersebut akan mencakup berbagai aspek yang luas. Beberapa fokus utamanya mencakup dukungan untuk industri, proses bisnis untuk generasi berikutnya yang didukung oleh Artificial Intelligence (AI), serta otomatisasi dalam SAP S/4HANA Cloud.

"Dengan pengalaman pengguna yang tidak lagi memerlukan keyboard, dan proses manual yang otomatis dengan bantuan kecerdasan buatan, pelanggan kami akan diberdayakan untuk menata kembali model bisnis mereka sambil tetap meminimalkan biaya," ungkap Presiden Digital Core & Solusi Industri SAP Franck Cohen.

SAP dan Accenture akan berkolaborasi menghadirkan solusi SAP S/4HANA Cloud ke industri minyak dan gas dengan menawarkan solusi wawasan cerdas melalui layanan public cloud untuk membantu perusahaan minyak dan gas secara signifikan memangkas biaya operasional dan membuka peluang pendapatan baru.

Sementara dengan Capgemini, SAP akan berkolaborasi menawarkan solusi SAP S/4HANA Cloud ke industri manufaktur terpisah dengan fokus awal di segmen otomotif. SAP dengan Deloitte membawa solusi SAP S/4HANA ke subsektor layanan dan industri manufaktur porses.

(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.