Xiaomi Segera Masuk Bursa Saham
Xiaomi dilaporkan akan menajukan penawaran publik awal (IPO) dengan nilai sebesar USD10 miliar.
Jakarta: Penawaran publik awal (IPO) Xiaomi akan segera dilaksanakan, dan sebelumnya Xiaomi dilaporkan akan mendaftarkan penawaran publik awalnya di Hong Kong pada bulan Mei, dengan nilai sebesar USD70 miliar.

Kini, informasi terbaru menyebut bahwa Xiaomi akan meningkatkan valuasinya hingga USD10 miliar (Rp138 trilun).

Jika berhasil mencapai nilai tersebut, IPO yang dilakukan Xiaomi melalui Hong Kong Stock Exchange akan menjadi penawaran publik awal terbesar selama tahun 2018. Berbeda dengan Spotify, Xiaomi disebut akan menggunakan pendekatan tradisional untuk penawaran publik ini.


Pendekatan tradisional tersebut dilaporkan meliputi sejumlah perusahaan finansial yang digandeng untuk memastikan dapat memperoleh dukungan investor dalam jumlah besar. Xiaomi diperkirakan akan menghadapi kesulitan dalam menarik perhatian investor tersebut.

Namun, baru-baru ini, Xiaomi berkomitmen untuk menghasilkan keuntungan maksimal sebesar lima persen dari seluruh penjualan hardware di masa mendatang. Hal ini juga mengindikasikan bahwa Xiaomi menargetkan pertumbuhan besar di tahun mendatang pada kategori bisnis layanan dan software miliknya.

Dua kategori tersebut turut didorong oleh penjualan hardware, sehingga dapat menutupi keuntungan dari divisi lain yang berjumlah lebih sedikit.

Selain itu, mengingat Xiaomi merupakan produsen smartphone terbesar kelima di skala global, laporan memprediksi perusahaan yang dipimpin Lei Jun ini akan memperoleh permintaan tinggi saat resmi ditawarkan secara publik.

Pada saat ini, Xiaomi diperkirakan akan secara resmi mendaftarkan rencananya untuk penawaran publik pada akhir akhir pekan ini, meski baru akan benar-benar ditawarkan secara publik pada awal bulan Juni mendatang.

Setelah Xiaomi melakukan penawaran publik ini, masih belum diketahui rencana Xiaomi dalam menyalurkan dana yang diperolehnya.

Dengan rencana memasuki pasar konsumen Amerika Serikat pada akhir tahun ini, dana yang diperolehnya melalui penawaran publik diperkirakan akan diinvestasikan pada rencana tersebut.

Sejumlah pihak memperkirakan bahwa riset dan pengembangan produk akan menjadi prioritas utama Xiaomi.



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.