Microsoft chief technology officer Kevin Scott menjelaskan bantuan AI terkait pandemik korona.
Microsoft chief technology officer Kevin Scott menjelaskan bantuan AI terkait pandemik korona.

CTO Microsoft Jelaskan Cara AI Bantu Ranah Kesehatan

Teknologi teknologi microsoft kecerdasan buatan
Lufthi Anggraeni • 08 April 2020 09:03
Jakarta: Dalam acara bincang-bincang, Chief Technology Officer Microsoft Kevin Scott menjelaskan soal buku terbarunya berjudul Reprogramming The American Dream: From Rural America to Silicon Valley - Making AI Server Us All.
 
The Verge menyebut buku Scott ini menjelaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) dan Machine Learning dapat membantu wilayah terpencil di Amerika Serikat pada hal lebih mendasar, dari terkait tenaga kerja hingga edukasi menyoal kesehatan publik.
 
Dalam satu bab bukunya, Scott terfokus pada kemampuan AI untuk membantu menyoal permasalahan kesehatan dan perawatan kesehatan. Hal ini menjadi perhatian utama di Amerika Serikat saat ini, terutama di tengah pandemik Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Scott terfokus dalam menjelaskan solusi yang digambarkannya dalam buku terkait dengan krisis saat ini, secara spesifik terkait superkomputer Microsoft yang telah dimanfaatkan untuk melatih pemrosesan bahasa alami.
 
Teknologi pemrosesan tersebut kini digunakan untuk mencari target vaksin dan terapi untuk virus korona. Scott menyebut bahwa pemanfaatan AI akan menarik meski dinilainya tidak akan sebaik pengujian swab nasal dan rangkaian tes yang digelar pemerintah dan pihak terkait.
 
Implikasi AI, lanjut Scott, tidak hanya berlaku untuk COVID-19, tapi juga memungkinkan manusia untuk memahami profil sistem imun secara lebih baik, sehingga dapat mengetahui manfaat terapetik yang besar, hal yang sejak beberapa dekade lalu hingga saat ini masih diteliti oleh manusia.
 
Selain itu, Scott juga menyebut bahwa AI akan dapat membantu manusia untuk lebih memahami virus serta caranya dalam menyerang tubuh manusia. Sebelumnya, lanjut Scott, manusia tidak pernah memiliki rangkaian alat lebih baik untuk mendukung proses pengembangan lebih presisi, terapi potensial, dan vaksin untuk virus tersebut.
 
Bagian proses pengembangan menggunakan kombinasi dari simulasi dan Machine Learning dan teknik canggih dari bioscience dalam cara yang dapat dimanfaat seluruhnya sekaligus. Scott turut menyebut bahwa saat ini Microsoft bekerja sama dengan mitra dan memanfaatkan klaster di superkomputer ini.
 
Scott menyebut Microsoft telah menggunakan superkomputer untuk melatih pemrosesan bahasa alami dan jaringan neural mendalam, dalam skala besar.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif