Kantor Apple. (JOSH EDELSON / AFP/Getty Images)
Kantor Apple. (JOSH EDELSON / AFP/Getty Images)

Layanan Penggantian Baterai Juga Penyebab Penjualan iPhone Menyusut

Teknologi
Cahyandaru Kuncorojati • 04 Januari 2019 13:42
Jakarta: CEO Apple Tim Cook memberikan surat pemberitahuan kepada investor dan pemegang saham. Prediksi keuntungan Apple kuartal 2019 bakal lebih rendah dari target.

Salah satu alasannya terungkap bahwa layanan penggantian baterai iPhone untuk seri terlama juga menjadi penyebab penjualan tiga iPhone terbaru di awal 2019 tidak mencapai target, dikutip dari The Verge.

Seperti yang dilaporkan Medcom.id bahwa tahun 2017 lalu Apple mengakui skandal memperlambat performa iPhone seri lama untuk membuat kondisi baterainya tidak cepat bermasalah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Sebagai permintaan maaf, sejak saat itu Apple membuka jasa pergantian komponen baterai iPhone, yang seharusnya lebih banyak lagi demi iPhone bisa memiliki usia panjang. Meskipun pada akhirnya harga layanan pergantian komponen baterai tersebut meningkat saat peluncuran iPhone XR, XS, dan XS Max di Spetember 2018, layanan ini tetap diminati pengguna iPhone.

Cook mengakui bahwa layanan pergantian baterai ini berimbas ke konsumen iPhone untuk enggan berganti atau membeli ketiga iPhone terbaru. Hal ini membuat Apple seperti salah langkah atau mungkin terkena karma.

Sebelumnya, Apple memangkas biaya penggantian komponen baterai dari harga USD79 (Rp1,1 juta) menjadi USD29 (Rp249 ribu) namun harganya kembali normal setelah pengumuman ketiga iPhone terbaru.

Apple juga sebelumnya telah mengumumkan langkah untuk menonaktifkan mode yang memperlambat performa iPhone, dan memberikan pilihan untuk seluruh iPhone seri terlama mengganti baterai baru tanpa proses diagnosis apakah ada masalah atau tidak.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi