FSP Hydro PTM+, PSU Kipas Sekaligus Liquid Cooling
FSP Hydro PTM+.
Jakarta: Produsen power supply FSP beberapa waktu lalu memperkenalkan salah satu produk terbarunya, FSP Hydro PTM+.

FSP Hydro PTM+ sendiri sudah sempat diperkenalkan pada ajang Computex 2017 yang diklaim berhasil mencuri perhatian dan mendapat respon positif dari penggemar hardware dan gamer PC karena teknologi yang dibawa PSU tersebut.

FSP Hydro PTM+ merupakan PSU pertama dari FSP yang dircancang dengan dua sistem pendingin sekaligus, yakni menggunakan kipas dan liquid cooling. Performa pendingin kipasnya mampu bekerja dalam mode silent mode dengan tingkat kebisingan 0dB , kemampuan tersebut secara otomatis aktif saat sistem sedang bekerja pada beban ringan.


FSP Hydro PTM+ memiliki kapasitas daya 1.200 Watt. Apabila fitur liquid cooling diaktifkan, maka kapasitas dayanya bisa meningkat hingga 1400 Watt. Liquid cooling yang digunakan merupakan hasil kerja sama FSP dengan Bitspower, produsen komponen waterblock atau liquid cooling.



Kipas FDB 135mm yang terpasang di dalamnya akan mulai berputar saat beban kerja mencapai 30 persen. Apabila mengaktifkan fitur liquid cooling, kipasnya tidak akan bekerja apabila beban kerjanya tidak mencapai 50 persen. Jadi PSU ini diklaim menyajikan performa dengan efisiensi daya yang sangat baik.

FSP sendiri mengklaim bahwa PSU ini menjadi PSU pertama di dunia yang telah mengantongi sertifikat 80 Plus Platinum. Di bagian dalamnya, FSP menggunakan kapasitor E-caps buatan Jepang yang mampu menyediakan daya dan umur panjang bagi PSU tersebut.

Desainnya didasarkan pada single 12V rail dengan sebuah modul DC-DC untuk efisiensi tertinggi dan tegangan yang stabil memungkinkan rating efisiensi yang sangat tinggi mencapai 92 persen.

Sebagai fitur tambahan, FSP juga menyasar tren RGB dengan menghadirkan fitur RGB ASUS Aura Sync dan MSI Light Sync. FSP PTM+ tersedia dengan harga USD699 atau sekitar Rp9,9 juta.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.